Connect with us

Info Regional

Stupa Candi Budha Ditemukan Warga Boyolali Saat Membuka Jalan Untuk Kandang Sapi

Published

on

Stupa Candi Budha ditemukan warga Boyolali [suaramerdeka]

Boyolali, Bindo.id – Ditemukan benda diduga peninggalan sejarah di wilayah Desa Nepen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Benda purbakala itu berupa sebuah kemuncak atau stupa candi yang ukurannya cukup besar dengan tinggi mencapai 1,25 meter serta diameter 1,30 meter.

Warga Desa Nepen serta penemu stupa candi bernama Sopan. Ia mengatakan benda bersejarah tersebut awalnya ditemukan tak sengaja ketika sedang membuka akses jalan untuk proyek pembuatan kandang sapi miliknya pada Kamis (14/5/2026).

Ketika proses pengerjaan, alat berat yang dipakai untuk meratakan tanah mendadak membentur benda keras itu.

Ketika diperiksa, benda kuno tersebut ditemukan kondisi posisi sedikit miring di dalam tanah, tak jauh dari lokasi penemuan benda-benda sejarah yang sebelumnya pernah ditemukan.

“Saya mencari tambang untuk mengangkat secara manual dan hati-hati,” ujar Sopan saat dikonfirmasi tentang proses evakuasi, Senin (25/5/2026).

Diangkat Manual Memakai Tambang

Sopan menuturkan alasan ia memilih untuk mengangkat stupa tersebut memakai tali tambang secara manual supaya benda purbakala itu tak rusak fatal akibat benturan.

Selain itu juga menjaga supaya struktur asli benda tetap utuh. Setelah berhasil diangkat ke permukaan, Sopan kemudian membersihkan seluruh permukaan benda itu karena kondisinya yang masih tertutup rapat oleh tanah dan material lumpur.

Menurut analisa Sopan, temuan benda terbaru ini memiliki kaitan erat dengan hasil penemuan struktur kuno sebelumnya. Kedua benda yang saat ini berhasil diamankan tersebut bentuknya terlihat saling melengkapi satu sama lain.

Satu bagian punya lubang yang mengarah ke bawah, sedangkan bagian satunya lagi punya lubang yang mengarah ke atas.

Struktur Bentuk Kuat Mengarah pada Peninggalan Agama Budha

Tim Ahli Pendaftaran Cagar Budaya, Farid Burhanuddin mengatakan benda stupa candi itu memang murni ditemukan warga ketika sedang beraktivitas pembukaan jalan untuk kandang sapi.

Baca Juga  Masjid Kayu Peninggalan Sunan Kalijaga Ludes Terbakar

“Kronologisnya ketika saya komunikasi dengan penemu, penemu itu sedang membuat jalan untuk pembuatan kandang sapi,” ujar Farid Burhanuddin.

Dia mengatakan benda kuno itu dipastikan punya keterkaitan erat dengan penemuan benda-benda bersejarah sebelumnya di lokasi yang sama.

Apabika melihat dari karakteristik dan guratan struktur arsitekturnya, benda itu adalah sisa peninggalan dari masa perkembangan agama Budha.

“Dari struktur bentuk adalah struktur dari agama Budha,” ujarnya menggambarkan corak dari temuan purbakala itu.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *