Transportasi
Torehan Positif KAI Commuter, Semester I 2026, Layani 181,61 Juta Pengguna Commuter Line
Jakarta (Bindo.id)- KAI Commuter mencatat kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Di Area Jabodetabek, KAI Commuter melayani 181.612.400 pengguna, meningkat 7,02% dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 169.701.778 pengguna. Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi mengatakan, capaian ini menunjukkan transportasi berbasis rel telah menjadi tulang punggung mobilisasi masyarakat.
Ia juga menjelaskan, tren peningkatan ini didukung juga oleh konektivitas wilayah, aktivitas ekonomi, serta layanan transportasi publik yang semakin terintegrasi. Jadi, kata Purnomo, peningkatan pengguna Commuter Line di Area Jabodetabek ini menjadi gambaran bagaimana peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik untuk mobilitas perkotaan, perjalanan harian, serta akses bandara dan antar kota.
“Sepanjang Semester I 2026, KAI Commuter di Area Jabodetabek dan sekitarnya melayani lebih dari 181,6 juta pengguna. Angka ini menunjukkan terus Commuter Line semakin dipercaya masyarakat untuk perjalanan yang aman, terjangkau, dan terintegrasi,” jelas Purnomo Sidi.
Untuk tren positif terlihat juga pada peningkatan volume pengguna Commuter Line Jabodetabek. Ada peningkatan sebesar 6,95% atau sebanyak 178 juta lebih pengguna pada semester pertama tahun ini jika dibanding dengan tahun 2025 lalu yang tercatat sebanyak 166,4 juta lebih orang pengguna.
Tak hanya itu, pada volume pengguna Commuter Line Merak juga mencatatkan peningkatan 9,4% atau melayani sebanyak 2,41 juta orang pengguna.
Begitu juga torehan positif terlihat pada layanan Commuter Line Basoetta. Pada semester pertama ini membukukan peningkatan 12,67% jika dibanding periode tahun lalu, atau semester pertama tahun ini melayani sebanyak 1,19 juta lebih pengguna. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kebutuhan pengguna untuk menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan pengguna harian menuju pusat kota semakin diminati.
“Dengan akses yang mudah dan terhubung ke pusat kota, layanan Commuter Line Basoetta ini juga kerap dipilih sebagai alternatif masyarakat untuk menuju pusat kota hingga perjalanan lanjutan dengan antar moda,” Purnomo menjelaskan.
Pada kesempatan yang sama, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda juga menyampaikan bahwa pada semester I 2026 juga diwarnai sejumlah kabar baik pada layanan pengguna Commuter Line. “KAI Commuter mengoperasikan Stasiun Jatake di lintas Rangkasbitung dan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) di lintas Tanjung Priok pada akhir Januari dan Juni 2026. Layanan ini membuka akses masyarakat dari kawasan pemukiman dan pusat kegiatan masyarakat dalam menggunakan Commuter Line Jabodetabek,” ujar Karina.
Semester I 2026 juga diwarnai penguatan layanan yang dekat dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Kereta Petani Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak melayani 26.074 pengguna sepanjang Januari–Juni 2026. Sejak melayani lintas tersebut pada 1 Desember 2025, layanan ini telah dimanfaatkan 30.189 pengguna dari lapisan petani dan pedagang. Layanan ini juga mendukung masyarakat yang menggantungkan mobilitas hariannya pada kereta api untuk berdagang dan menjalankan aktivitas ekonomi keluarga.
Di sepanjang semester I 2026 ini, Kartu Multi Trip (KMT) merupakan alat pembayaran pilihan utama pengguna Commuter Line Jabodetabek. Selain mudah dan tanpa masa kedaluwarsa, pengguna KMT sebesar 46,30% dari seluruh transaksi pembayaran atau sebanyak 82,42 juta lebih pengguna, diikuti transaksi dengan seluruh Kartu Bank sebanyak 44,85% atau sebanyak 79,83 juta pengguna.
Seiring dengan perkembangan dan peningkatan layanan, proses pembayaran tiket Commuter Line Jabodetabek saat ini juga sudah bisa menggunakan kode QR dan Qristap dengan total sebanyak 15,7 juta transaksi atau sebesar 8,82% dari seluruh transaksi.
KAI Commuter juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang menjadikan Commuter Line sebagai pilihan utama dalam menggunakan transportasi publik. Selain itu KAI Commuter juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah dan seluruh stakeholdes yang terus mendukung layanan Commuter Lien. Pada Semester II 2026, KAI Commuter berkomitmen akan terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat integrasi antar moda.
“Terima kasih kepada seluruh pengguna. Pemerintah dan seluruh stakeholders yang telah menjadikan kereta api sebagai bagian dari perjalanan sehari-hari,” Karina menandaskan.(ahmad)
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
