Connect with us

Info Regional

Akan Dibangun Rusun di Denpasar, Ada 60 Unit untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Published

on

Kementerian PKP akan bangun Rusun di Denpasar, Bali [liputan6]

Denpasar, Bindo.id – Di Kota Denpasar akan dibangun satu tower Rumah Susun (Rusun) Arunika tipe 36 dan ketinggian maksimal 4 lantai.

Ada 60 unit hunian di rusun tersebut, terdiri dari 2 unit untuk penyandang disabilitas serta 58 unit reguler untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR).

Pembangunan rusun ini memakai skema kontrak Multi Years Contract (MYC). Rencananya dilakukan pada Juni 2026 sampai Maret 2027.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Gubernur Bali Wayan Koster melakukan pengecekan lahan lokasi pembangunan rusun itu pada Senin (16/3/2026) di Jalan Raya Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan.

Lahan yang luasnya 3.328 meter persegi berukuran 26 x 128 meter disiapkan untuk tower tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Bali.

Kata Maruarar Sirait, pembangunan rusun subsidi sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kebutuhan hunian di kota-kota besar yang memiliki lahan terbatas.

“Di kota-kota seperti Denpasar, ketersediaan lahan menjadi tantangan. Karena itu, pembangunan hunian vertikal seperti rusun menjadi solusi agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau,” ujarnya.

Ia meminta pembangunan rusun ini bisa segera dimulai. Akan tetapi, ia mengatakan pembangunan tetap harus berlangsung sesuai aturan yang berlaku.

Ara menegaskan tentang pentingnya memasukkan unsur budaya lokal Bali pada desain pembangunan rusun tersebut.

“Agar tetap selaras dengan karakter dan kearifan lokal masyarakat setempat,” ujarnya.

Secara khusus, dirinya menyinggung tentang sektor seni dan budaya Bali yang menurutnya punya kontribusi besar untuk perekonomian daerah ataupun nasional.

Dengan alasan itu, harapannya rusun tersebut dapat ditujukan bagi para seniman.

“Seniman Bali memiliki peran besar dalam mendukung pariwisata dan membantu pemasukan devisa negara,” ujarnya.

Baca Juga  Nikmati Warna-Warni Parade Jukung di Pesisir Timur Denpasar

“Karena itu, saya juga mengusulkan agar rusun ini dapat diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang berprofesi sebagai seniman,” lanjutnya.

Koster juga mengakui tingginya kebutuhan atas hunian bagi masyarakat di kawasan perkotaan.

Harapan Koster, pembangunan rusun ini bisa membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk mendapatkan hunian yang layak serta terjangkau.

“Ketersediaan lahan semakin terbatas. Pemanfaatan lahan milik pemerintah untuk hunian masyarakat adalah langkah yang tepat,” ujar Koster.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion