Info Regional
Target Pramono Di Jakarta Fair 2026 Sebagai Penggerak Ekonomi
Jakarta, Bindo.id – Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 telah dibuka di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026).
Pameran multiproduk terbesar dan terlama di Asia Tenggara tersebut dibuka selama 32 hari. Diadakannya pameran ini sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
Pembukaan Jakarta Fair tahun 2026 ini berlangsung meriah. Selain ada seremoni peresmian, pengunjung ditampilkan pesta kembang api yang jadi tradisi tahunan.
Ada juga penampilan musik dari grup band Good Morning Everyone di panggung utama Jakarta Fair Music Concert.
Peresmian acara juga dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Pramono menyampaikan optimisme besar pada penyelenggaraan Jakarta Fair tahun 2026 ini.
Ia mengatakan gelaran ini tak hanya menjadi ikon perayaan ulang tahun Jakarta, namun juga jadi penggerak ekonomi, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Jakarta Fair Kemayoran merupakan salah satu ikon perayaan ulang tahun Kota Jakarta,” ujar Pramono pada sambutannya.
Menurut Pramono, penyelenggaraan di tahun 2026 ini jadi semakin istimewa sebab Jakarta akan masuk usia ke-500 tahun pada 2027 mendatang.
Dirinya berharap Jakarta Fair tahun depan dapat diselenggarakan lebih besar serta lebih meriah sebagai bagian dari momentum bersejarah.
“Jakarta tahun depan akan menyambut 500 tahun. Itu momen yang spesial dan tidak banyak kota yang bisa mempersiapkan diri menyambut usia 500 tahun,” tuturnya.
Harapan Pramono, jumlah pengunjung ataupun nilai transaksi selama Jakarta Fair terus meningkat dari tahun ke tahun.
Dirinya menargetkan transaksi UMKM di tahun 2026 ini bisa menembus angka Rp8 triliun.
“Tahun lalu transaksinya sudah lebih dari Rp7 triliun. Saya berharap tahun ini bisa mencapai Rp8 triliun dan tahun depan lebih tinggi lagi,” ujarnya.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Pramono menyoroti tentang perkembangan sektor transportasi di Jakarta yang dianggapnya semakin baik.
Ia mengatakan saat ini konektivitas transportasi publik di ibu kota sudah mencapai 93 persen dengan dukungan MRT, LRT, TransJakarta, Kereta Bandara, JakLingko, maupun layanan mikrotrans.
Dia juga mengajak masyarakat agar memanfaatkan transportasi umum ketika berkunjung ke Jakarta Fair ataupun melakukan aktivitas sehari-hari.
“Kalau ada kegiatan, gunakan transportasi umum. Jakarta sekarang sudah memiliki konektivitas yang jauh lebih baik,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, harapan Pramono Jakarta Fair 2026 bisa melebihi capaian tahun lalu yang mencatatkan lebih dari 5 juta pengunjung dan nilai transaksi hingga Rp7,3 triliun.
“Tahun lalu pengunjungnya 5,1 juta. Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih dari 6 juta orang dan transaksinya di atas Rp8 triliun,” ujar Pramono.
Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026 sekaligus Direktur Utama JIEXPO, S. Hartati Murdaya, mengatakan penyelenggaraan tahun 2026 ini semakin semarak dengan jumlah peserta yang meningkat
Ada 2.800 peserta dengan 1.800 stan turut meramaikan pameran. Komposisinya terdiri dari 55 persen sektor swasta serta 45 persen pelaku UMKM yang memamerkan berbagai produk unggulan yang berasal dari beragam sektor industri.
Selain sebagai destinasi belanja, Jakarta Fair juga menyajikan berbagai pilihan kuliner nusantara maupun mancanegara. Ada juga berbagai wahana hiburan yang ramah untuk semua anggota keluarga.
Jakarta Fair Kemayoran 2026 akan digelar sampai pertengahan Juli 2026. Harga tiket masuk di tahun 2026 ini masih sama seperti tahun sebelumnya.
Berikut ini harga tiket masuknya :
- Rp 40 ribu untuk hari Senin
- Rp 50 ribu untuk Selasa sampai Jumat
- Rp 60 ribu untuk akhir pekan maupun hari libur nasional.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
