Info Regional
Siswa Tak Lolos SPMB, Disdikbud Imbau Agar Beralih Ke Program Sekolah Gratis
Serang, Bindo.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten mengimbau kepada calon peserta didik yang tak tertampung di sekolah negeri supaya tak berkecil hati.
Pemerintah daerah sudah mempersiapkan alternatif dengan Program Sekolah Gratis di sekolah swasta mitra. Ini merupakan solusi keterbatasan daya tampung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Tingginya minat masyarakat masuk ke sekolah negeri tampak dari jumlah pendaftar yang membludak.
Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Jamaluddin, menuturkan proses pra-pendaftaran atau Pra-SPMB resmi berakhir pada Kamis (4/6/2026).
“Hari ini hari terakhir Pra-SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Yang daftar kurang lebih sudah 100 ribu lebih,” ujar Jamaluddin saat di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.
Jumlah itu jauh melampaui kapasitas yang telah tersedia. Ini menimbulkan potensi banyak calon siswa tak diterima di sekolah negeri.
Dari data Dindikbud, total daya tampung SMA dan SMK negeri di semua Provinsi Banten sekitar 82.703 siswa.
Rinciannya yakni :
- SMA negeri sebanyak 48.003 siswa
- SMK negeri sebanyak 34.699 siswa.
Daya tampung itu tersebar di 272 sekolah negeri yang ada di 8 kabupaten/kota.
“Daya tampung SMA negeri kurang lebih 48.003 siswa. Sedangkan daya tampung SMK negeri kurang lebih 34.699 siswa. Total daya tampung se-Provinsi Banten 82.703 siswa dari 272 sekolah,” tuturnya.
Jumlah pendaftar lebih dari 100 ribu orang, bisa dipastikan puluhan ribu calon peserta didik tak akan dapat kursi di sekolah negeri.
Dalam rangka mengatasi persoalan itu, Pemerintah Provinsi Banten mendorong masyarakat agar memanfaatkan sekolah swasta yang tergabung Program Sekolah Gratis.
“Untuk siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri dapat mendaftar ke sekolah swasta mitra Program Sekolah Gratis. Tahun ini program tersebut juga diperluas ke Madrasah Aliyah swasta,” ujar Jamaluddin.
Program ini sebagai salah satu langkah strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan menengah serta meringankan beban biaya pendidikan untuk masyarakat.
Keunggulan Program Sekolah Gratis
Program Sekolah Gratis memberi dukungan pembiayaan ke sekolah swasta mitra, sehingga siswa bisa ikut pendidikan tanpa dibebani biaya tertentu yang sudah ditanggung pemerintah.
Poin penting program ini yakni :
- Menyediakan alternatif pendidikan untuk siswa yang tak diterima di sekolah negeri
- Mengurangi beban biaya pendidikan untuk orang tua
- Mendorong pemerataan akses maupun kualitas pendidikan.
Di tahun ajaran 2026/2027, pemerintah sudah mempersiapkan kuota 10 ribu siswa untuk mengikuti program ini.
“Kuotanya 10 ribu siswa untuk semua jenjang,” tuturnya.
Apa yang berubah di tahun 2026 ini
Salah satu pembaruan pelaksanaan Program Sekolah Gratis di tahun 2026 ini yakni perluasan cakupan lembaga pendidikan.
Sebelumnya hanya melibatkan sekolah swasta tertentu, tetapi saat ini Madrasah Aliyah (MA) swasta juga ikut jadi mitra.
Harapannya, upaya ini bisa menjangkau lebih banyak siswa dan memberi pilihan yang lebih beragam untuk masyarakat.
Bertambahnya jumlah lembaga pendidikan yang ikut terlibat, peluang siswa untuk tetap meneruskan pendidikan semakin terbuka lebar.
Dindikbud Banten mengingatkan kualitas pendidikan tak hanya ditentukan status negeri atau swasta.
Banyak sekolah swasta yang sudah memenuhi standar pendidikan serta bisa memberi layanan yang baik.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
