Ekonomi
2 Dirjen Kemenkeu Dicopot Menkeu Purbaya
Jakarta, Bindo.id – Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu dan Direktur Jenderal Anggaran Luky Alfirman dicopot Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Saat ini posisi keduanya diisi pelaksana harian.
“Iya. Udah dikasih Plh (Pelaksana Harian) sekarang,” tutur Purbaya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Berlakunya penunjukan pelaksana harian mulai Selasa (21/4/2026) sore. Upaya ini dilakukan supaya roda organisasi tetap berlangsung sambil menunggu pejabat definitif.
“Jadi dikasih Plh sekarang, kemarin (Selasa sore) sudah aktif,” ujarnya.
Purbaya belum membeberkan posisi baru Febrio dan Luky. Masih berlangsung proses penetapan pejabat definitif.
Selain 2 posisi itu, jabatan Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan juga belum terisi definitif. Saat ini posisi tersebut dijabat oleh Pelaksana Tugas Herman Saheruddin.
Kata Purbaya, 3 nama calon pejabat definitif akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto. Jadwal pengajuan di awal hingga pertengahan Mei.
“Nanti akan sekalian diajuin ke Presiden. Jadi sekaligus di awal Mei atau pertengahan Mei,” ujar Purbaya.
Febrio Nathan Kacaribu dikenal seorang ekonom. Dirinya lahir di Sidikalang, Sumatra Utara, tahun 1978. Dia menempuh pendidikan Master of International and Development Economics di Australian National University di tahun 2005.
Dirinya memperoleh gelar doktor ekonomi dari University of Kansas, Amerika Serikat, di tahun 2014.
Awalnya kariernya berkembang di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Dirinya juga menjabat Kepala Riset Ekonomi Makro dan Keuangan di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI sejak tahun 2015.
Dia masuk pemerintahan di tahun 2020 menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan. Selanjutnya ia dilantik menjadi Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal tanggal 23 Mei 2025.
Luky Alfirman menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung serta mendapatkan gelar Sarjana Teknik Industri di tahun 1994. Dirinya memulai karier di Kementerian Keuangan tanggal 1 Maret 1995 di Direktorat Jenderal Pajak.
Dirinya sempat menjabat sebagai Kepala Subbagian Kelembagaan dan Pelaporan serta Kepala Subdirektorat Potensi Perpajakan.
Dia juga terlibat di program reformasi administrasi perpajakan.
Luky pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Lama.
Selanjutnya, ia bertugas di Badan Kebijakan Fiskal serta memimpin berbagai unit kebijakan ekonomi.
Dia menjabat Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara di tahun 2017. Kemudian ia dipercaya menjadi Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko di tahun yang sama.
Di tahun 2022, dirinya dilantik menjafi Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. Selanjutnya, ia menjabat srbagai Direktur Jenderal Anggaran sejak tanggal 23 Mei 2025.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
