Info Regional
Ratusan Rumah Rusak Dan Ribuan Warga Mengungsi Imbas Gempa Di Flores Timur
Flores Timur, Bindo.id – Pengungsi korban gempa di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) jumlahnya terus bertambah.
Gempa bermagnitudo 4,7 terjadi pada Kamis, 9 April 2026 dan mengakibatkan kerusakan signifikan, terutama di wilayah Kecamatan Adonara Timur dan Solor Timur.
“Data sementara menunjukkan sebanyak 354 unit rumah mengalami kerusakan dengan total 403 kepala keluarga atau sekitar 1.939 jiwa terdampak,” ungkap Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra, Selasa (14/4/2026).
Kata Adhitya, ada 15 fasilitas umum yang ikut rusak dan 18 warga mengalami luka ringan.
Adhitya mengatakan wilayah yang paling terkena dampak berlokasi di Desa Lamahala Jaya dan Desa Terong, Kecamatan Adonara Timur.
Di desa itu, kerusakan terjadi cukup parah pada hunian warga dan fasilitas umum seperti tempat ibadah maupun sekolah.
Ia mengatakan Polres Flores Timur sudah menerjunkan 44 personel untuk membantu proses evakuasi, pengamanan, dan distribusi bantuan logistik.
Polres Flores Timur juga memberi pelayanan kesehatan, trauma healing untuk anak-anak, dan membantu masyarakat membersihkan puing-puing bangunan.
“Kami bersama TNI, BPBD, dan pemerintah daerah terus bersinergi dalam penanganan bencana ini,” ujar Adhitya.
Sekretaris BPBD Flores Timur, Ariston Kolot Ola, menuturkan distribusi bantuan sempat ada keterlambatan. Persediaan logistik masih terbatas sehingga belum dapat mengakomodir seluruh penyintas gempa.
Kata Ariston, bantuan lebih dipirioritaskan untuk korban rumah rusak berat maupun ringan sesuai data yang sudah tercatat.
BPBD Flores Timur sedang berupaya untuk menambah stok logistik dengan meminta dukungan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Karena keterbatasan logistik yang tersedia di gudang, maka kita prioritaskan yang rumah rusak,” ujarnya.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
