Connect with us

Info Regional

Daerah Berprestasi di Maluku dan Nusa Tenggara Dapat Intensif Fiskal Dari Kemendagri

Published

on

Intensif Fiskal di Maluku dan Nusa Tenggara [instagram]

Lombok Barat, Bindo.id – Kementerian Dalam Negeri memberi penghargaan serta insentif fiskal kepada Pemerintah Daerah berprestasi, di ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku.

“Pemberian award ini selain berbentuk trofi juga insentif fiskal untuk juara 1 mendapat Rp 3 miliar, juara 2 Rp 2 miliar, juara 3 dapat Rp 1 miliar, untuk provinsi kabupaten kota berasal dari anggaran Kemendagri,” ujar Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, setelah acara yang diselenggarakan di kawasan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Selasa (19/5/2026).

Kata Tito, pemberian apresiasi tersebut dilakukan per regional diantaranya, regional Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara, dan regional Papua.

Ada 4 kategori utama penilaian yakni penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, serta creative financing.

“Ada empat kategori yang dikompetisikan dan itu datanya jelas dari data BPS, termasuk kategori Kemendagri masalah PAD creative financing,” ujar Tito.

Kata Tito, acara tersebut juga bertujuan untuk membantu kepala daerah mendapatkan tambahan APBD di tengah efisiensi anggaran.

“Cukup banyak kepala daerah yang bagus-bagus berprestasi dan perlu dihargai,” ujar Tito.

Kemendagri telah mempersiapkan total anggaran senilai Rp 1 Triliun, untuk insentif fiskal yang diberikan bergulir kepada pemerintah daerah pada tiap regional.

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizami Karsayuda menuturkan, DPR sudah menyetujui anggaran insentif fiskal senilai Rp 1 Triliun yang direalisasikan Kementerian Dalam Negeri dengan memberi award regional.

“Pemerintah dalam hal ini provinsi kabupaten/kota dalam kondisi penuh perjuangan, mereka membutuhkan ikhtiar kuat untuk menghadirkan alternatif financing di tengah APBD yang tidak baik-baik saja. Di sisi lain mereka harus mempertahankan performa kinerjanya di berbagai pelayanan publik dasar termasuk penurunan angka kemiskinan,” ujar Rifqinizami.

Baca Juga  Mau Nonton MotoGP Mandalika? Pengunjung Bisa Manfaatkan Bus Feeder dari Bandara dan Pelabuhan

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal yang juga sebagai tuan rumah acara menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemendagri yang sudah memberi dorongan serta stimulan untuk pemda.

“Kita merasa bahwa di tengah kondisi fiskal yang sangat terbatas saat ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri memberikan perhatian dengan cara lain dan membantu mencarikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini,” ujar Iqbal.

Beberapa kabupaten/kota di NTB mendapatkan penghargaan diantaranya Kota Mataram, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Barat dan Provinsi NTB, memperoleh penghargaan di bidang creative financing.

“Tingkat provinsi juga kita dapatkan kategori yang sama untuk creative financing, dapat Rp 3 miliar untuk tambahan APBD kita. Itu akan ditransfer dari hibah pusat ke daerah,” ujar Gubernur Iqbal.

Kata Iqbal, insentif yang didapatkan akan digabung ke dalam APBD serta dipakai untuk kebutuhan yang mendesak.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion