Connect with us

Info Regional

Markas Utama OPM Kodap XVI di Yahukimo Berhasil Direbut TNI

Published

on

Ilustrasi barang OPM yang disita [facebook]

Jakarta, Bindo.id – Satuan Tugas (Satgas) Komando Operasi (Koops) TNI Habema terlah berhasil merebut markas utama Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XVI/Yahukimo saat patroli keamanan di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (22/1/2026).

Patroli keamanan itu sudah dimulai sejak Rabu malam (21/1/2026). Ini merupakan tindak lanjut atas berbagai ancaman maupun aksi kelompok separatis bersenjata OPM yang dianggap mengganggu stabilitas keamanan di wilayah itu.

Panglima Koops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto menuturkan keberhasilan itu sebagai wujud komitmen TNI untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.

“Keberhasilan merebut dua markas OPM Kodap XVI/Yahukimo ini menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI di medan operasi,” ujar Lucky pada keterangannya, Sabtu (24/1/2026).

“Penguasaan Jalan Gunung menjadi langkah strategis untuk memutus ruang gerak dan jalur logistik OPM serta menjamin keamanan masyarakat di wilayah Yahukimo,” lanjutnya.

Aksi yang sering terjadi di kawasan Jalan Gunung yakni penembakan pesawat, penembakan kendaraan aparat, pembakaran sekolah, serta penembakan pada warga sipil.

Saat pelaksanaan patroli, Satgas Koops TNI Habema melakukan infiltrasi ke dua lokasi yang dianggap jadi basis utama OPM, yaitu Markas Sisibia dan Markas Yalenang.

Pasukan TNI pada kamis dini hari terlibat kontak tembak dengan kelompok OPM yang sedang berpatroli di sekitar lokasi.

Kontak tembak tersebut menyebabkan beberapa anggota OPM Kodap XVI/Yahukimo dilaporkan tewas. Salah satu tokoh penting kelompok tersebut juga tewas.

Sejumlah pucuk senjata api juga berhasil diamankan Satgas Koops TNI Habema.

Tidak hanya senjata api, aparat juga menemukan serta menyita berbagai barang bukti lainnya. Barang bukti yang disita yakni amunisi, puluhan selongsong peluru, alat komunikasi, perangkat navigasi, telepon genggam, senjata tajam, perlengkapan panah, bendera Bintang Kejora, dan dokumen milik TPNPB Kodap XVI/Yahukimo.

Baca Juga  TNI Tembak TNI Hingga Tewas Di Kabupaten Keerom Papua

Usai kontak tembak berakhir, Satgas Koops TNI Habema telah berhasil menguasai Markas Sisibia serta Markas Yalenang. Markas tersebut selama ini diduga sebagai pusat kegiatan OPM Kodap XVI/Yahukimo.

Kata Lucky, patroli keamanan itu bisa berjalan dengan aman dan terkendali berkat dukungan semua elemen masyarakat.

TNI berharap kedepannya upaya ini bisa melemahkan kekuatan OPM. Serta meningkatkan rasa aman untuk warga yang tinggal di Kabupaten Yahukimo dan sekitarnya.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion