Connect with us

Ekonomi

Pabrik Yang Beli TBS Di Bawah Harga Akan Dicabut Kementan

Published

on

Wamentan Sudaryono sebut pabrik yang beli TBS di bawah harga ketentuan akan dicabut Kementan [beritanasional]

Jakarta, Bindo.id – Pabrik kelapa sawit (PKS) yang membeli tandan buah segar (TBS) di bawah harga ketentuan akan dicabut Kementan.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono alias Mas Dar menyampaikan hal itu setelah mengadakan rapat kedua bersama asosiasi petani, pabrik kelapa sawit, serta eksportir produk kelapa sawit.

Rapat diselenggarakan sebab masih ada ratusan pabrik kelapa sawit yang membeli produk sawit di bawah harga acuan.

Kata Mas Dar, Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 tahun 2024 mengatur pembelian TBS.

“Jika ada pelanggaran kegiatan-kegiatan sesuai dengan Permentan tentu ada sanksi administratif dan juga pencabutan izin,” tutur Mas Dar saat konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Harga sawit bergejolak usau pemerintah mengumumkan pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menjadi eksportir tunggal komoditas kelapa sawit.

Pasar disebut terjadi kepanikan sehingga harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan TBS menjadi anjlok.

Kata Mas Dar, harga CPO di pasar dunia sebetulnya sedang tinggi. Permintaan juga bahkan mengalami peningkatan.

Akan tetapi, harga sawit di pasar lokal justru anjlok sebab ratusan pabrik kelapa sawit membeli di bawah harga acuan.

“Harga sawit-sawit di tingkat dunia, di tingkat konsumen itu kemudian harganya tidak ada penurunan, baik penurunan harga maupun penurunan kuantitas,” ujar Mas Dar.

Ia meminta kepala daerah agar ikut mengawasi penerapan Permentan Nomor 13 Tahun 2024.

Ia mengataka. masih ada banyak daerah yang belum melaksanakan kebijakan itu.

“Bila ditemukan adanya Pabrik Kelapa Sawit yang membeli tandan buah segar yang tidak sesuai dengan ketentuan agar diidentifikasi PKS-nya,” ujar Mas Dar.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion

Baca Juga  Limbah Cair Sawit Diolah Jadi Listrik Dan Pupuk Organik Untuk Tekan Emisi