Connect with us

Info Regional

Cianjur Diterjang Banjir Bandang, Lokasi Pengungsian Terpusat Disiapkan

Published

on

Ilustrasi banjir di Cianjur [tempo]

Cianjur, Bindo.id – Petugas gabungan di Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah mempersiapkan lokasi pengungsian terpusat di balai desa untuk warga terkena dampak banjir di Desa Jamali.

Upaya ini diambil usai banjir kembali terjadi wilayah itu pada Jumat, menyusul hujan deras berintensitas tinggi melanda kawasan tersebut.

Camat Mande, Epi Rusmana, menuturkan banjir bandang kembali terjadi sebab debit air sungai yang meningkat.

Dilaporkan ketinggian air mencapai hingga 2 meter serta merendam puluhan rumah warga.

“Sebelum banjir datang puluhan kepala keluarga yang baru kembali ke rumah terpaksa kembali mengungsi karena banjir bandang kembali terjadi seiring debit air sungai yang meningkat,” ujar Epi di Cianjur, Jumat (1/5/2026).

Ada 35 kepala keluarga yang terdiri dari 97 jiwa kembali mengungsi demi menghindari terjadinya risiko yang lebih besar.

Akan tetapi, sebagian besar warga memilih untuk mengungsi ke rumah kerabat yang dianggap lebih aman, walaupun pemerintah desa dan kecamatan sudah menyiapkan pengungsian terpusat di balai desa.

Data sementara tercatat sedikitnya ada 15 rumah mengalami rusak berat imbas diterjang banjir untuk kedua kalinya. Ada 15 rumah lainnya yang rusak sedang.

Arus banjir yang deras memperparah kondisi rumah yang sebelumnya sudah terkena dampak. Perabotan rumah tangga yang baru saja dibersihkan juga kembali hanyut terbawa arus.

Pemerintah desa dan kecamatan telah menyalurkan bantuan awal ke warga terkena dampak, termasuk kepada mereka yang memilih untuk mengungsi secara mandiri.

“Kami juga secara langsung memberikan bantuan pakaian milik pribadi yang ada di dalam mobil pada beberapa orang warga yang membutuhkan, saat ini bantuan juga sudah diajukan ke dinas terkait melalui BPBD Cianjur,” tutur Epi.

Baca Juga  Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Di Cianjur Hingga Mei 2026

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur ikut menurunkan sebanyak 15 relawan untuk membantu penanganan banjir di 2 kecamatan, yaitu Cipanas dan Mande.

Para relawan dengan peralatan kebersihan, membantu warga membersihkan rumah yang terkena dampak.

Kepala Markas PMI Cianjur, Ajang Fajar Aciana, menuturkan relawan sudah dikerahkan sejak Kamis malam untuk mendata serta membantu penanganan bersama petugas gabungan.

“Kami menurunkan 3 orang staf dan 12 orang relawan ke lokasi bencana di dua kecamatan, dimana tim dibagi menjadi dua kelompok ke Desa Batulawang-Cipanad dan Desa Jamali-Mande guna membantu petugas gabungan dan warga membersihkan rumah dari lumpur sisa banjir,” ujarnya.

Selama 1 pekan terakhir, PMI mendata peningkatan permohonan bantuan logistik dari berbagai wilayah di Cianjur, mulai dari utara sampai selatan.

Dominasi bencana yang terjadi yakni banjir, longsor, dan angin puting beliung. Di Kecamatan Cipanas dan Mande, terdata sekitar 60 kepala keluarga terkena dampak banjir maupun longsor.

Bantuan yang sudah disalurkan berupa beras, paket kebutuhan keluarga, dan perlengkapan kebersihan.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *