Info Regional
Masyarakat Kalimantan Tengah Bisa Adukan Jalan Rusak hingga Ketidakadilan Di Kanal “Lapor Pak Gub”
Palangka Raya, Bindo.id – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran telah resmi meluncurkan kanal pengaduan “Lapor Pak Gub”.
Lapor Pak Gub ini sebagai solusi untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat tentang pembangunan daerah.
Tujuan layanan ini supaya setiap permasalahan di lapangan bisa ditindaklanjuti secara lebih cepat, mudah, serta transparan.
“Kalau ada permasalahan apa pun di Kalimantan Tengah, lapor kepada kami, akan segera kami tindak lanjuti,” tutur Agustiar Sabran di Kantor Gubernur
Masyarakat bisa mengakses kanal resmi ini lewat situs https://laporgub.kalteng.go.id. Peluncuran aplikasi ini dilakukan saat momen Huma Betang Night, Minggu (2/5/2026) malam. Ini sebagai wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Aduan Infrastruktur maupun Masalah Hukum
Kata Agustiar, kanal ini meliputi berbagai jenis laporan, berupa kerusakan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, kendala pada program bantuan Kartu Huma Betang Sejahtera, hingga bantuan rumah tak layak huni.
Sektor kesehatan, pendidikan, serta penanganan bencana juga jadi prioritas di sistem pelaporan ini.
Selain permasalahan administratif dan fisik, Gubernur juga membuka ruang untuk warga yang merasa mengalami ketidakadilan di lapangan agar melapor.
“Contohnya juga seperti ketidakadilan, ada Pak Kapolda, Kajati, akan kami salurkan. Kami adalah pelayan masyarakat,” ujar Agustiar.
Jembatan Aspirasi yang Lebih Terukur
Selama ini ada banyak pengaduan masyarakat yang tersebar di media sosial, akan tetapi sering kali tak sampai ke instansi yang berwenang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Rangga Lesmana, mengatakan kanal ini akan memangkas jalur birokrasi yang rumit.
“Kita memudahkan, menjembatani laporan-laporan karena selama ini ketika laporan di media sosial ataupun di dalam bentuk lainnya, arahnya kan belum bisa tertuju dengan tepat,” ujar Rangga.
Setiap laporan yang masuk lewat situs tersebut akan dilakukan verifikasi secara ketat sebelum diteruskan ke perangkat daerah terkait.
Hadirnya sistem ini, harapannya masyarakat Kalteng bisa ikut mengawal setiap proses pembangunan supaya lebih akuntabel dan responsif pada kebutuhan warga di lapangan.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
