Transportasi
Mulai Hari Ini Beroperasi Peron Baru Stasiun Bogor Layani KRL 12 Gerbong
Bogor, Bindo.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyelesaikan perpanjangan peron 6 sampai 8 di Stasiun Bogor.
Peron tersebut sudah bisa difungsikan mulai Rabu (15/7/2026).
Di Stasiun Bogor, peron dan jalur 6 sampai 8 dilengkapi tiang penanda di setiap jalur. Warna perak di tiang serta warna biru dan kuning di tulisan jalur peron.
Di setiap tiang peron 6 sampai 8 ada alat pemadam api ringan (APAR).
Peron 6 sampai 8 juga dilengkapi kursi, tempat sampah, guiding block di setiap peron, dan garis kuning sebagai pembatas antara peron dengan rangkaian kereta.
Di peron 8, kursi yang disediakan di dekat musala hanya bisa menampung 8 penumpang. Pada peron 6 dan 7 ada satu tempat duduk berwarna merah yang bisa menampung 4 penumpang.
Sepanjang peron 6 sampai 8 di Stasiun Bogor sudah dilengkapi kanopi. Penumpang dari Pintu Barat atau Jalan Mayor Oking bisa menuju peron 6 sampai 8.
Setelah melakukan tap in, penumpang perlu berbelok ke kiri serta langsung menuju peron yang sudah selesai dikerjakan.
Selanjutnya, penumpang dari Pintu Timur atau arah Alun-alun Kota Bogor, setelah melakukan tap in, perlu berbelok ke kiri kemudian menyeberang dari jalur 2 sampai 5 menuju ke arah Pintu Barat.
Nantinya, penumpang perlu lewat selasar menuju ke Pintu Barat, kemudian berbelok ke kanan untuk sampai ke peron 6 hingga 8.
Manajer Humas KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan pekerjaan perpanjangan peron di Stasiun Bogor sudah selesai sesuai dengan target.
“Pekerjaan perpanjangan jalur serta Peron 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor telah rampung sesuai target dan siap dioperasikan mulai 15 Juli 2026,” ujar Franoto lewat keterangan resminya pada Rabu.
Peron yang baru dirampungkan itu sudah melewati semua pemeriksaan dan pengujian teknis.
Menurutnya, pemeriksaan sebelum peron beroperasi yakni kondisi jalur, peron, perangkat pendukung operasional, dan pemenuhan aspek keselamatan.
“Pekerjaan perpanjangan jalur dan peron di Stasiun Bogor berhasil diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan tanpa kendala berarti. Seluruh tahapan konstruksi, pemeriksaan, dan pengujian telah dilaksanakan sehingga infrastruktur dinyatakan siap untuk dioperasikan sesuai standar teknis dan keselamatan perkeretaapian,” tutur Franoto.
Dia mengatakan pengoperasian peron yang sudah diperpanjang itu adalah upaya peningkatan kapasitas prasarana perkeretaapian di wilayah Daop 1 Jakarta.
Peron yang sudah dipanjangkan itu memungkinkan rangkaian 12 kereta bisa berhenti secara maksimal. Selain itu juga mendukung pengembangan operasional perkeretaapian di masa mendatang.
Ia mengatakan selama masa awal operasional, KAI Daop 1 Jakarta akan memantau serta mengevaluasi kondisi prasarana.
“Penyelesaian proyek ini menunjukkan komitmen KAI dalam menghadirkan infrastruktur perkeretaapian yang andal, aman, dan berkelanjutan,” ujar Franoto.
“Kami akan terus melakukan pemantauan agar seluruh prasarana yang telah dibangun dapat beroperasi secara optimal dan mendukung kelancaran operasional kereta api,” imbuhnya.
Peron 6 hingga 8 bisa melayani perjalanan kereta dengan tujuan Jakarta Kota atau Manggarai.
“Semua jalur bisa ke Manggarai sampai dengan Jakarta Kota,” ujar Wakil Kepala Stasiun Bogor Ishak, Rabu.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
