Connect with us

Peristiwa

Helikopter Penerbad Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Kalteng, 1 Kru Meninggal Dunia Dan 2 Masih Dicari

Published

on

Ilustrasi helikopter padamkan karhutla [inews]

Jakarta, Bindo.id – Kru helikopter milik Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) yang mengalami kecelakaan ketika sedang bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/11/2026).

TNI Angkatan Darat bergerak cepat untuk mengevakuasi korban. 

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyebut ada 8 personel kru di helikopter tersebut.

“Hingga saat ini, satu orang kru heli ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya sudah dievakuasi ke RS Kuala Pembuang. Sementara dua kru lainnya masih dalam proses evakuasi,” ujar Donny, dalam keterangannya, Rabu (5/11/2026).

Donny mengatakan 5 orang lainnya ditemukan dengan kondisi selamat dan saat ini sedang dirawat di RS Kuala Pembuang.

“TNI AD masih terus mengupayakan evakuasi serta memprioritaskan penanganan medis bagi kru yang telah berhasil diselamatkan,” tuturnya.

Kata Donny, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja ketika pelaksanaan tugas operasi pemadaman Karhutla. Penyebab kecelakaan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Insiden kecelakaan atau crash ini dialami helikopter milik Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) ketika bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/11/2026).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas membenarkan tentang adanya informasi kecelakaan ini.

“Informasi awal seperti itu, sedang dilaksanakan penanganan,” ujar Nas, kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).

Nas mengatakan terjadinya crashnya helikopter ini berlokasi di Desa Sungai Perlu, Kec. Danau Sembuluh Kab Seruyan, Kalimantan Tengah.

“(Lokasi kejadian) di Di Desa Sungai Perlu, Kec. Danau Sembuluh Kab Seruyan, Kalteng,” ujar Nas. 

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion

Baca Juga  BRIN Diminta Kembangkan Teknologi Untuk Mengatasi Karhutla