Connect with us

Ekonomi

Produk UMKM Masuk Ritel Modern, Mendag Buka Peluang Ke Pasar Internasional

Published

on

Menteri Perdagangan Budi Santoso [borneoflash]

Bandung, Bindo.id – Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kualitas maupun standar produknya agar bisa diterima di jaringan ritel modern.

Ini dianggap sebagai langkah untuk memperluas akses pasar domestik serta memperluas produk lokal agar bisa menembus pasar ekspor. Budi Santoso menyebut ritel modern bisa jadi salah satu jalur UMKM untuk meningkatkan standardisasi produk yang berkualitas sebelum memperluas pemasaran ke tingkat global.

“Kalau sudah masuk di ritel, berarti untuk ekspor akan lebih mudah. Ya, jadi kami akan memfasilitasi tidak hanya untuk pasar dalam negeri, tetapi juga pasar ekspor,” ujarnya saat kegiatan Kick Off Hari Ritel Nasional di Kota Bandung, Senin (2/11/2026).

Akses Pasar Produk Lokal

Budi menyebut pemerintah berupaya membuka akses pasar untuk produk lokal. Upaya ini akan dilakukan pemerintah dengan pembinaan serta pendampingan supaya produk lokal bisa memenuhi standar pasar.

Selain pembukaan akses pasar dalam negeri, pemerintah juga melindungi para konsumen dengan pengembangan produk lokal yang berkualitas.

“Kalau produknya bagus, produknya berkualitas, konsumen otomatis terlindungi dan ini juga meningkatkan daya beli masyarakat karena ekosistemnya sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Mendag memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandung, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), yang terus berkolaborasi untuk mengembangkan serta menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap tinggi.

Budi mengatakan peningkatan kualitas produk lokal serta pembukaan akses pasar dalam negeri dan global sebagai salah satu upaya Kementerian Perdagangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menumbuhkan ekonomi kerakyatan.

“Pada prinsipnya kan bagaimana selalu disampaikan oleh Bapak Presiden, kami terus menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya adalah bagaimana menumbuhkan produk-produk lokal kita yang dari kecil, dari UMKM kemudian kami kasih tempat, kami kasih akses pasar untuk bisa mengembangkan dan nantinya diharapkan menjadi perusahaan yang besar, bisa bersaing dengan produk-produk yang lain, ya. Saya kira gitu ya,” ujarnya.

Mendag terus mendorong UMKM agar meningkatkan standar produknya karena produk yang memenuhi standar bisa membuat kepercayaan konsumen semakin meningkat. Selain itu juga bisa memperkuat daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar.

Kata Budi, sekitar 80 persen produk UMKM telah masuk ke ritel modern. Saat ini tantangannya yakni bagaimana mengembangkan produk lokal tersebut sehingga ekosistem perdagangannya dapat berjalan.

Dia pun memastikan produk UMKM yang masuk di ritel modern memiliki kesempatan lebih besar untuk masuk ke pasar global.

“Kalau sudah masuk ke ritel modern sebenarnya itu akan lebih mudah untuk masuk pasar global, ya. Jadi, kami ingin pasar yang besar ini menjadi ruang tumbuh bagi industri lokal, ya, kemudian pasar global itu bagaimana bisa meningkatkan kapasitas produksi kita untuk ekspor,” ujarnya.

Ritel Sebagai Penggerak Ekonomi Kota Bandung

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan saat ini Kota Bandung sedang gencar meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. Sektor ritel sebagai salah satu penggeraknya.

“Bisnis ritel di Kota Bandung sekarang memiliki volume yang sangat besar dengan kemampuan daya serap tenaga kerja yang sangat baik,” ujarnya.

Berdasarkan, iklim persaingan usaha yang sehat perlu terus dijaga supaya sektor ritel bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung.

“Untuk itu, dengan iklim persaingan usaha yang sangat sehat di Kota Bandung ini, bisnis ritel harus menjadi salah satu sektor yang akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Ketua Umum DPP Aprindo H.Solihin menyebut saat ini produk UMKM mendominasi produk yang dipasarkan di ritel modern.

Dia mengatakan kondisi tersebut jadi peluang para pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan lewat kolaborasi antara UMKM dan jaringan ritel.

“Ritel modern pada saat ini produk-produk UMKM sudah menjadi mayoritas. Nah ini menjadi komitmen kita bersama bagaimana bisa berkolaborasi dengan meningkatkan daripada penjualan di ritel-ritel modern,” ujarnya.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *