News
Pejabat ATR/BPN Diminta Tidak Mempersulit Masyarakat Saat Urus Sertifikat
Jakarta, Bindo.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid meminta kepada semua jajaran kementeriannya tak mempersulit masyarakat saat mengurus layanan pertanahan, termasuk untuk pengurusan sertifikat tanah.
Nusron menyampaikan pesan tersebut ketika melantik serta mengambil sumpah/janji jabatan 152 pejabat manajerial dan fungsional di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Nusron menyatakan integritas dan profesionalitas semua jajaran Kementerian ATR/BPN sangatlah penting, khususnya pejabat yang berhubungan langsung dengan memberikan pelayanan ke masyarakat
“Pesan kami dalam pelantikan ini, tolong layani masyarakat dengan baik dan tidak mempersulit urusan orang. Terlebih, ini para eselon tiga paling berdekatan dengan fungsi-fungsi layanan pertanahan kepada masyarakat,” ujar Nusron, dilansir Sabtu (31/10/2026).
Nusron mengatakan sekitar 90 persen tugas dan fungsi Kementerian ATR/BPN ada kaitannya dengan pelayanan publik. Sehingga, tingkat kepuasan masyarakat harus jadi salah satu tolok ukur keberhasilan pelaksanaan tugas kementerian.
Dirinya meminta semua jajaran memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang maksimal, terutama petugas yang berhadapan langsung dengan pemohon di kantor pertanahan
Petugas BPN Diminta Dampingi Masyarakat
Nusron juga mengingatkan petugas pertanahan supaya tak langsung menolak permohonan masyarakat jika ada dokumen yang belum sesuai persyaratan. Ia meminta petugas agar memberi pendampingan serta membantu masyarakat untuk melengkapi dokumen yang diperlukan.
Ia mengatakan kondisi dan kemampuan masyarakat untuk memahami prosedur pelayanan berbeda-beda. Sebagian masyarakat telah memahami persyaratan sebab terbiasa memakai layanan digital. Namun masih banyak juga yang petlu bimbingan.
“Layani dengan hati. Kalau ada dokumen yang belum sesuai, jangan serta-merta ditolak, tetapi dibantu dan didampingi. Kondisi masyarakat kita berbeda-beda. Ada yang sudah memahami persyaratan karena melek digital, tetapi masih banyak yang perlu dibimbing,” ujar Nusron.
152 Pejabat Dilantik, Komjen Wahyu Widada Jadi Irjen
Ada 152 pejabat dilantik Nusron, yakni dari 147 Pejabat Administrator, 4 Pejabat Fungsional, dan 1 Pejabat Pimpinan Tinggi Madya.
Pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang dilantik yakni Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Widada sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) ATR/BPN. Nusron berpesan pada Irjen yang baru, supaya pengawasan internal kementerian diperkuat demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.
Dirinya berharap pengawasan tak hanya dilakukan usai terjadi pelanggaran atau permasalahan. Nusron mengatakan pengawasan perlu mengutamakan sistem peringatan dini atau early warning system supaya potensi masalah bisa diantisipasi.
“Kami berharap pengawasan sifatnya bukan post factum (setelah kejadian atau sesudah fakta tersebut terjadi), tapi pengawasan yang sifatnya early warning system atau peringatan dini. Kalau bisa sebelum kejadian, kita sudah lakukan mitigasi-mitigasi sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tutur Nusron.
Di kesempatan tersebut, Pakta Integritas dibacakan Wahyu Widada sebagai perwakilan pejabat yang dilantik. Prosesi pun dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan.
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan beserta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian ATR/BPN juga turut hadir di acara pelantikan ini.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
