Connect with us

Info Nasional

APBN 2027 Disiapkan untuk Perkuat Pendidikan, Kesehatan, dan Atasi Kemiskinan

Published

on

Ketua DPR Puan Maharani [publika]

Jakarta, Bindo.id – Ketua DPR Puan Maharani mengatakan program kerja prioritas 2027 melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) harus ditujukan untuk 7 poin.

Penegasan itu disampaikan ketika pidato pembuka Rapat Paripurna ke-1 DPR Tahun Sidang 2026-2027 serta Penyampaian RUU APBN 2027, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

“Program kerja prioritas nasional tahun 2027, mulai dari kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; Pendidikan; Kesehatan; hilirisasi; infrastruktur dan perumahan; ekonomi kerakyatan dan desa; hingga penurunan kemiskinan harus dilaksanakan sebagai satu kesatuan politik pembangunan nasional,” ujar Puan pada pidatonya, Jumat.

Dia mengatakan tema kebijakan fiskal pada 2027 yakni “Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat”.

Puan menuturkan tema tersebut harus dimaknai sebagai komitmen untuk mempertemukan pertumbuhan dengan pemerataan; kemajuan ekonomi dengan keadilan sosial.

Kata Puan, pembangunan nasional merupakan cara negara untuk menjaga persatuan dengan memastikan bahwa setiap rakyat punya hak yang sama atas pelayanan publik, kesempatan ekonomi, serta kemajuan.

“Tidak boleh ada rakyat yang merasa jauh dari negara; karena tinggal di pulau kecil, daerah tertinggal, wilayah perbatasan, pegunungan, maupun kawasan terpencil,” tutur Puan.

Menurut DPR, pembahasan dan penyusunan APBN 2027 harus memperhatikan 4 hal.

Pertama yakni pendapatan negara harus dihimpun secara adil, tanpa melemahkan daya beli masyarakat serta keberlangsungan dunia usaha.

Kedua yakni belanja negara harus semakin berkualitas, tepat sasaran, serta berorientasi pada hasil.

Ketiga yakni defisit dan utang harus dikelola secara hati-hati, terukur, serta bertanggung jawab.

Keempat yakni transfer ke daerah harus benar-benar memperkuat pelayanan publik, ekonomi lokal, serta pemerataan pembangunan.

“APBN bukan sekedar angka dan program. Bagi rakyat, yang diingat bukan besarnya angka dalam APBN, melainkan seberapa besar APBN mampu mengubah hidup rakyat menjadi lebih baik,” tutur Puan.

Baca Juga  Lembaran Baru Kasus Harun Masiku Kini Dibuka KPK Kembali

Puan Tegaskan Prioritas APBN 2027: Pendidikan, Kesehatan, hingga Penurunan Kemiskinan

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion