Connect with us

News

4 Tahun Lagi, Prabowo Ingin Indonesia Dapat Membuat Bensin Dari Tanaman

Published

on

Prabowo ingin Indonesia dapat membuat bensin dari tanaman [facebook]

Jakarta, Bindo.id – Presiden Prabowo Subianto menyebutkan pemerintah mendorong pengembangan bahan bakar bensin berbasis tanaman kelapa sawit, tebu, singkong maupun sorgum.

Hal ini dilakukan supaya Indonesia bebas dari impor bensin.

Dirinya berharap dalam 3 sampai 4 tahun ke depan Indonesia sudah bisa memproduksi bensin dari tanaman.

“Dan profesor-profesor kita sekarang sedang mengembangkan bensin dari kelapa sawit. Etanol dari singkong, dari jagung, dari sorgum. Saudara-saudara, jadi, saya harap dalam 3-4 tahun lagi kita nanti juga bisa menghasilkan bensin dari tanaman,” tutur Prabowo saat pidato di acara Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Kata Prabowo, apabila pengembangan yang dilakukan itu berhasil, maka imbasnya akan sangat luas.

Dampaknya tak hanya mengurangi impor BBM saja, namun juga bisa meningkatkan kesejahteraan petani.

“Berarti petani singkong akan hidup makmur! Petani jagung akan hidup makmur! Petani-petani di seluruh Indonesia akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan untuk keluarganya sendiri,”ujarnya.

Adapun pengembangan ini didorong atas keberhasilan Indonesia yang telah mengimplementasikan B50 yaitu campuran minyak kelapa sawit sebanyak 50% pada solar. Dia mengatakan dengan implementasi ini, Indonesia akan menyetop impor solar mulai bulan ini.

“B50 solar! 50% dari kelapa sawit. Petani kelapa sawit ada di Indonesia! Minyak kelapa sawit di Indonesia. Mulai bulan ini, kita tidak impor lagi solar dari luar negeri,” tuturnya.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion

Baca Juga  Konservasi Gajah, Presiden Prabowo Akan Sumbangkan Lahan Seluas 20.000 Hektare