Connect with us

Kesehatan

Menkes Minta KPK Bantu Bongkar Dugaan Korupsi Harga Obat, Komisi IX DPR Beri Dukungan

Published

on

Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini [sinpo]

Jakarta, Bindo.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menandatangani kerja sama bersama KPK untuk membongkar dugaan korupsi di sektor kesehatan dalam mengatasi mahalnya harga obat di RI.

Langkah Menkes tersebut didukung oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini.

“Saya mendukung langkah Menkes untuk menekan harga obat supaya harga bisa murah. Termasuk menekan peluang terjadinya korupsi dengan membuat MoU dengan KPK. Kerja sama tersebut kalau bisa tidak hanya berupa penindakan tetapi yang juga lebih penting kerja sama dibidang pencegahan,” ujar Yahya, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya salah faktor harga obat di Indonesia masih mahal sebab 90% bahan baku obat di RI masih impor, terutama dari China dan India. Ia mengatakan ketergantungan pada bahan baku impor sangat rentan dengan rantai pasok global.

“Jika harga dolar amerika naik maka harga bahan baku juga meningkat, sehingga berdampak terhadap harga obat di dalam negeri. Seperti sekarang, dengan adanya perang di Timur Tengah nilai tukar rupiah terus meningkat. Ini secara langsung akan berdampak terhadap harga bahan baku obat,” tuturnya.

Dorongan Bangun Industri Obat

Yahya juga mendorong pemerintah untuk membangun industri bahan baku obat di dalam negeri. Ia mengatakan kerja sama pemerintah lewat Kemenkes dengan Kementerian Perindustrian, Kemensaintek Dikti, dan BRIN sangat dibutuhkan.

“Kita tidak boleh tergantung selamanya kepada bahan baku impor. Sudah saatnya dilakukan inovasi melalui riset dan pengembangan yang serius. Dan sudah saatnya ada rintisan ke arah itu. Kita harus menjadi bangsa yang mandiri di bidang obat-obatan dan bahan baku obat,” tuturnya.

“Untuk menekan harga obat juga perlu diperhatikan pajak bahan baku obat impor tidak boleh tinggi bahkan kalau perlu ditekan sekecil mungkin untuk melindungi masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga  Koperasi Milik Timses Bupati Sudewo Di Pati Digeledah KPK

Menkes Gandeng KPK

Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, mahalnya harga obat di Indonesia ada kaitannya dengan potensi korupsi sistemik di industri kesehatan.

Ia meminta KPK untuk membantu memeriksa permasalahan tersebut.

Menkes Budi menyampaikan hal tersebut ketika menyampaikan sambutan di acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan KPK terkait upaya pemberantasan tindak pidana korupsi pada sektor kesehatan di gedung Kemenkes, Jakarta, Rabu (11/3).

Budi menyampaikan salah satu keluhan yang paling sering dirasakan masyarakat disebutnya yakni harga obat di Indonesia jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan negara lain, termasuk Malaysia.

“Yang mungkin paling banyak dirasakan masyarakat ya harga obat mahal. Kita sama Malaysia itu bedanya bisa lebih mahal 3 kali sampai 5 kali,” ujar Budi pafa sambutannya.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion