Connect with us

Info Regional

Penipuan Bermodus Jual Minyak Goreng Dan Gula Pasir Murah

Published

on

Ilustrasi minyak goreng [shutterstock]

Lampung, Bindo.id – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Pesawaran menipu pedagang sembako senilai Rp 40 juta.

Pelaku memakai modus menjual minyak goreng dan gula pasir murah dengan harga di bawah harga pasaran.

Kapolsek Kedondong, AKP Bambang Priantoro menyebutkan pelaku berinisial IG (38) yang merupakan warga Desa Pesawaran.

“Penipuan ini menimpa korban berinisial A, 49 tahun, seorang pedagang sembako,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).

Kata Bambang, penipuan tersebut awalnya saat pelaku mendatangi korban serta menawarkan produk minyak goreng merek Tawon dan gula pasir.

“Korban ini sebenarnya pernah bertransaksi dengan pelaku, sehingga pada peristiwa terakhir itu dia percaya,” ujarnya.

Juni 2026, korban mentransfer secara bertahap ke rekening pelaku totalnya Rp 40 juta.

Akan tetapi, hingga waktu yang dijanjikan, pasokan minyak goreng maupun gula pasir pesanan korban tidak kunjung dikirimkan dengan berbagai alasan.

Korban yang merasa dirugikan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kedondong.

Menindaklanjuti laporan korban, Tim Tekab 308 Presisi Polsek Kedondong langsung melakukan pelacakan keberadaan tersangka.

Selasa siang (28/07/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, petugas memperoleh informasi keberadaan tersangka di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau. Polisi pun langsung menangkapnya.

Ketika diinterogasi, tersangka IG mengakui semua perbuatannya. Uang senilai Rp 40 juta milik korban ternyata tak dibelikan barang pesanan, namun dipakai untuk membayar utang pribadi dan memutar keuntungan kerjasama jual beli sembako dengan pihak lain.

Proses hukum lebih lanjut, tersangka IG dijerat Pasal 492 KUHPidana dan/atau Pasal 486 KUHPidana tentang Penipuan dan Penggelapan.

Total kerugian dari pengembangan korban lainnya hingga ratusan juta rupiah.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion

Baca Juga  Pemilik Dan Asal Kayu Berstiker Kemenhut yang Terdampar di Lampung