Ekonomi
Employment Business Matching 2026, APJATI Memperkuat Kemitraan Ketenagakerjaan Indonesia–Malaysia
Jakarta, Bindo.id – Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) telah berhasil mengadakan Employment Business Matching (EBM) Malaysia–Indonesia 2026 di Hotel Concorde Kuala Lumpur.
Malaysia jadi negara ke-8 penyelenggaraan EBM oleh APJATI serta mencatatkan penyelenggaraan terbesar sepanjang program itu.
Kegiatan berlangsung selama 2 hari untuk memperkuat kemitraan ketenagakerjaan kedua negara. Selain itu juga mendorong praktik rekrutmen yang aman, etis, profesional, serta berkelanjutan.
Kegiatan tersebut sekaligus jadi bagian dari dukungan APJATI pada program Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memperluas kesempatan kerja di luar negeri.
Termasuk SMK Go Global, yang diarahkan untuk membuka akses lebih luas peluang kerja dan pengembangan karier di pasar internasional bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Dengan jaringan P3MI dan mitra usaha di negara penempatan, APJATI siap berkontribusi untuk menjembatani kompetensi lulusan SMK sesuai kebutuhan nyata dunia usaha global.
Kegiatan dipimpin Ketua Umum APJATI Said Saleh Alwaini, MM, MIM, bersama dengan Sekretaris Jenderal APJATI Maria Ginting, BSc, yang membawa delegasi 74 perwakilan dari 44 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) berizin.
Delegasi ikut diperkuat kehadiran Dewan Pengurus Daerah (DPD) APJATI dari Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Lampung, Jawa Barat, Palembang, Sulawesi, serta Kepulauan Riau.
Di hari pertama, APJATI memprakarsai kolaborasi dengan Pertubuhan Kebangsaan Sumber Manusia Malaysia (PUSMA) yang dipimpin oleh Presiden Siti Zarina Ismail. Pada hari pertama tersebut mempertemukan 58 peserta dari 40 agensi anggota PUSMA dengan delegasi APJATI.
Hari kedua memperluas jangkauan forum dengan mendatangkan 40 perusahaan Malaysia yang diwakili oleh 50 peserta.
Hal ini membuka ruang pertemuan bisnis dan penjajakan kerja sama secara langsung antara P3MI anggota APJATI dengan mitra usaha Malaysia.
Penyelenggaraan EBM didukung Pemerintah Republik Indonesia lewat Perwakilan RI di Malaysia.
Duta Besar RI untuk Malaysia Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya; Deputy Chief of Mission Danang Waskito; Atase Tenaga Kerja Adhitya Himawan beserta tim KBRI Kuala Lumpur; Konsul Konsuler KJRI Penang Nelvy Meilia Syah; serta Pelaksana Fungsi Konsuler KJRI Johor Bahru Leny Marliani juga turut hadir.
Rangkaian kegiatan meliputi dialog antara pemerintah, asosiasi, serta pelaku usaha.
Ada juga pengenalan Sistem SIPERMIT oleh KBRI Kuala Lumpur, pemaparan program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan, serta sesi business matching yang mempertemukan langsung pelaku usaha kedua negara.
Forum ini tak hanya diarahkan untuk menghasilkan jejaring bisnis, namun juga untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja Malaysia yang bisa diselaraskan dengan kompetensi tenaga kerja Indonesia, termasuk lulusan SMK.
Harapannya, EBM bisa menjadi salah satu jembatan konkret untuk mendukung implementasi SMK Go Global.
Dari kesiapan kompetensi hingga terbukanya peluang penempatan kerja internasional yang aman serta sesuai prosedur.
Keberhasilan kolaborasi APJATI, PUSMA, serta Perwakilan RI di Malaysia menyatakan kapasitas APJATI sebagai penggerak sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan dunia usaha untuk memperluas pasar kerja sekaligus memperkuat tata kelola dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
Dengan penyelenggaraan EBM Malaysia–Indonesia 2026, APJATI menyatakan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah, terutama KP2MI, untuk memperluas pasar kerja internasional serta mendukung SMK Go Global.
Sehingga semakin banyak tenaga kerja Indonesia yang kompeten serta siap kerja untuk memperoleh akses peluang karier global secara profesional, terlindungi, serta bertanggung jawab.
Atas kolaborasi dan dukungan keberhasilan kegiatan ini, APJATI mengapresiasi KP2MI, KBRI Kuala Lumpur, KJRI Penang, KJRI Johor Bahru, PUSMA beserta jajaran pengurus dan anggotanya, perusahaan-perusahaan Malaysia, semua anggota APJATI, serta DPD APJATI yang hadir.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
