News
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Cek Cara Melihatnya Dan Waktunya
Jakarta, Bindo.id – Gerhana Bulan Total akan berlangsung hari ini tanggal 3 Maret 2026 dan bisa dilihat setelah waktu berbuka puasa.
Fenomena ini bisa jadi momen langka yang sayang untuk dilewatkan. Di fase puncaknya, Bulan akan terlihat berwarna merah tembaga, sehingga dijuluki dengan Blood Moon atau Bulan Berdarah.
Fenomena ini aman diamati secara langsung dengan mata telanjang tanpa perlu memakai kacamata khusus atau filter tambahan. Berbeda dengan gerhana Matahari, gerhana Bulan tak akan membahayakan mata.
Berikut ini panduan lengkapnya dilansir dari situs edukasi astronomi Langitselatan.com :
1. Mengamati dengan Mata Telanjang
Cara paling mudah tentunya bisa melihatnya secara langsung. Ketika gerhana total berlangsung, Bulan akan berganti warna secara perlahan dari terang ke kemerahan.
Fenomena ini aman untuk mata, sehingga bisa disaksokan tanpa perlu memakai alat bantu apa pun. Pastikan langit cerah serta tak tertutup awan.
2. Memakai Binokular atau Teleskop Kecil
Apabila ingin pengalaman lebih detail, memakai teropong atau binokular. Alat tersebit bisa membantu melihat secara detail kawah Bulan, gradasi warna merah di permukaan, dan pergerakan bayangan Bumi secara perlahan.
Teleskop kecil rumahan sudah cukup untuk melihat perubahan warna maupun tekstur permukaan Bulan selama fase totalitas.
3. Menyiapkan Fotografi Gerhana Bulan
Jika ingin mengabadikan momen tersebut, berikut ini tips sederhananya :
- Memakai tripod supaya gambar stabil
- Mengatur ISO cukup tinggi
- Memakai exposure lebih panjang
- Memilih lensa dengan panjang fokus minimal 200mm untuk mendapatkan hasil detail.
Karena cahaya Bulan meredup ketika totalitas, pengaturan kamera juga perlu disesuaikan supaya hasilnya tak terlalu gelap.
4. Mencari Lokasi Minim Polusi Cahaya
Supaya pengalaman dapat maksimal, maka carilah tempat jauh dari polusi cahaya kota. Memilih tempat yang jauh dari lampu jalan, area terbuka misalnya lapangan atau perbukitan, pantai atau dataran tinggi.
Langit yang lebih gelap akan menampilkan warna merah Bulan yang lebih kontras dan dramatis.
5. Bersiap Lebih Awal
Disarankan untuk datang sekitar 30 menit sebelum fase gerhana sebagian dimulai. Hal ini penting supaya mata beradaptasi dengan kegelapan.
Fase awal gerhana juga tak akan terlewatkan. Dapat memlersiapkan peralatan dengan tenang. Adaptasi mata pada gelap bisa membantu melihat detail dengan lebih jelas.
6. Link Live Streaming
Apabila cuaca tak mendukung atau langit tertutup awan, tetap dapat melihat gerhana lewat siaran langsung.
Banyak observatorium dalam ataupun luar negeri yang akan menayangkan fenomena ini secara online lewat YouTube atau situs resmi mereka, misalnya Observatorium Bosscha dan Griffith Observatory.
Gerhana Bulan Total tak hanya peristiwa astronomi biasa, namun juga kesempatan untuk menikmati keindahan langit malam dengan gratis dan aman.
Melakukan persiapan sederhana, bisa memperoleh pengalaman yang berkesan, baik dengan menggunakan mata telanjang ataupun melalui lensa kamera.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
