Connect with us

Transportasi

Demi Keselamatan, Ini Aturan Penting Pengguna Saat Naik dan Turun Commuter Line Di Area Peron

Published

on

Foto istimewa

Jakarta (Bindo.id)  – KAI Commuter terus imbau dan mengajak seluruh pengguna Commuter Line untuk selalu menjaga keselamatan dan selalu patuhi aturan saat menggunakan Commuter Line. Terlebih saat naik turun pengguna dari rangkaian kereta ke peron. Salah satunya, tidak meloncat naik atau turun saat rangkaian kereta belum benar-benar berhenti sempurna di peron stasiun. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Jumat (29/5), mengimbau agar itu jadi atensi pengguna. 

Menurutnya, hal ini untuk mencegah potensi kecelakaan yang kerap terjadi saat pengguna memaksakan atau terburu-buru turun dengan meloncat pada saat kereta belum berhenti di peron. Dari pantauan di lapangan, kejadian ini biasanya terjadi di stasiun-stasiun transit dari KAJJ atau kereta lokal dengan layanan Commuter Line Jabodetabek.

“KAI Commuter menegaskan bahwa tindakan ini juga merupakan sebagai pelanggaran keselamatan yang sangat serius, karena dapat mencelakai diri sendiri dan pengguna lainnya yang sedang menunggu di area peron,” Karina menggarisbawahi.

Lebih lanjut ia menyampaikan, untuk terciptanya ekosistem perjalanan yang aman, KAI Commuter kembali menekankan beberapa poin penting yang wajib dipatuhi oleh seluruh pengguna saat berada di stasiun dan di dalam kereta, yaitu:

1. Dilarang keras membuka pintu kereta secara paksa saat rangkaian belum berhenti sempurna.

2. Mendahulukan pengguna yang turun terlebih dahulu sebelum pengguna lain masuk ke dalam kereta.

3. Selalu memperhatikan celah antara peron dengan pintu kereta saat melangkah.

4. Antre dengan tertib dan tidak saling mendorong.

Selain kedisiplinan individu, KAI Commuter juga mengingatkan para orang tua yang membawa anak-anak untuk senantiasa meningkatkan pengawasan ekstra. Lebih-lebih lagi saat berada di area peron yang berbatasan langsung dengan jalur kereta.

Baca Juga  Dengan Command Center Room, KAI Commuter Pantau Pergerakan Penumpang di 92 Stasiun

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, petugas pengamanan stasiun selalu disiagakan di sepanjang peron untuk memantau pergerakan penumpang. Selain juga memberikan peringatan keselamatan, dan siap sedia memberikan bantuan bagi pengguna yang membutuhkan.

“Dengan mematuhi aturan-aturan sederhana ini, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menghormati hak pengguna lain untuk mendapatkan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat sampai di tujuan,” tutup Karina.(ahmad)

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion