Connect with us

Transportasi

Penanganan Korban Terus Dioptimalkan, Pemulihan Layanan Dilakukan Bertahap dengan Prioritas Keselamatan

Published

on

Foto istimewa

Bekasi (Bindo.id) – Pemerintah melalui Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa penanganan korban menjadi fokus utama dalam insiden yang terjadi di wilayah Bekasi Timur. Hingga saat ini, total korban tercatat sebanyak 106 penumpang, terdiri dari 15 meninggal dunia dan 91 luka-luka, dengan 38 penumpang telah diperbolehkan pulang dan sisanya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Data terbaru: 15 meninggal dunia, 91 luka-luka dengan kondisi 53 masih dirawat, 38 telah dipulangkan

“Kami memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang optimal. Untuk operasional KRL, pembukaan kembali akan dilakukan setelah seluruh aspek keselamatan dinyatakan terpenuhi, termasuk hasil clearance dari KNKT. Saat ini sedang dilakukan uji coba sarana, persinyalan, dan kesiapan stasiun,” ujar Dudy, Rabu (29/4/2026) di Stasiun Bekasi Timur.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pelanggan dan keluarga korban atas kejadian yang menimbulkan duka ini.

“Kami tidak henti-hentinya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga korban dan pelanggan yang terdampak. Total korban saat ini 106 orang, dengan 15 meninggal dunia. Sebanyak 53 penumpang masih dirawat di rumah sakit dan 38 lainnya telah dipulangkan,” jelas Bobby.

Ia menambahkan, proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian, yang berlangsung hingga sekitar 10 jam untuk memastikan seluruh penumpang dapat tertangani dengan baik. Selanjutnya dilakukan penanganan sarana, termasuk evakuasi rangkaian KRL yang terdampak.

Dalam proses pemulihan, jalur hilir Bekasi–Tambun telah dibuka sejak Selasa dini hari (27/4) pukul 01.30 WIB. Jalur hulu juga telah dinyatakan aman untuk dilalui dengan pembatasan kecepatan 30 km/jam, sesuai rekomendasi keselamatan.

KAI bersama regulator dan pihak terkait terus melakukan evaluasi menyeluruh, baik internal maupun eksternal, serta mendukung penuh proses investigasi oleh KNKT. Selain itu, KAI dan Kementerian Perhubungan juga menegaskan komitmen untuk meningkatkan keselamatan, termasuk penertiban perlintasan sebidang dan pemenuhan standar keselamatan di lapangan.

Baca Juga  Layanan KRL Bekasi–Cikarang Dibuka Bertahap, Operasional Direncanakan Mulai Siang Ini

Dalam masa pemulihan ini, KAI menyiagakan dua posko selama 14 hari, yaitu di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban, serta di Stasiun Gambir untuk melayani pelanggan KA Jarak Jauh yang terdampak, termasuk proses pengembalian bea tiket.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KAI memastikan seluruh pelanggan terdampak tetap mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.

“KAI berkomitmen memberikan pelayanan kepada seluruh pelanggan, termasuk proses pengembalian bea tiket bagi perjalanan yang dibatalkan sebesar 100%. Informasi akan terus kami perbarui secara berkala,” ujar Anne.

Sejumlah perjalanan KA Jarak Jauh pada 29 April 2026 dibatalkan, yaitu:

1. KA 263 Ambarawa Ekspres (SBI–SMC)

2. KA 264 Ambarawa Ekspres (SMC–SBI)

3. KA 267 Banyubiru (SLO–SMT)

4. KA 268 Banyubiru (SMT–SLO)

5. KA 152 Brantas (PSE–BL)

6. KA 151 Brantas (BL–PSE)

7. KA 251 Jayakarta (PSE–SGU)

8. KA 252B Jayakarta (SGU–PSE)

9. KA 245B Majapahit (PSE–ML)

10. KA 246B Majapahit (ML–PSE)

11. KA 103B Bogowonto (PSE–LPN)

12. KA 104B Bogowonto (LPN–PSE)

13. KA 132 Parahyangan (GMR–BD)

14. KA 133 Parahyangan (BD–GMR)

15. KA 7007C KA Tambahan (YK–GMR)

16. KA 7008C KA Tambahan (GMR–YK)

17. KA 161 Bangunkarta (JG–PSE)

18. KA 162 Bangunkarta (PSE–JG)

19. KA 56F–53F Purwojaya (CP–GMR)

20. KA 50F–51F Purwojaya (GMR–CP)

21. KA 63B Manahan (SLO–GMR)

22. KA 64B Manahan (GMR–SLO)

23. KA 29F Argo Anjasmoro (SBI–GMR)

24. KA 30F Argo Anjasmoro (GMR–SBI)

“KAI memastikan bahwa pemulihan layanan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama, serta terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan layanan kembali berjalan dengan baik,” tutup Anne.(ahmad)

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion

Baca Juga  Dirut PT KAI Tinjau Stasiun Bekasi, Tekankan Pentingnya Integrasi Layanan
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *