Info Regional
Embung Kebagusan Target Rampung Desember 2026 Dan Kurangi Debit Air Kali Mampang
Jakarta, Bindo.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mengadakan proses pembangunan Embung Kebagusan yang berlokasi di Jalan Baung, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno melakukan peninjauan lahan seluas 2 hektar pada Jumat (30/1/2026). Lahan tersebut akan dimanfaatkan menjadi embung dan area publik tersebut.
Area pembangunan embung berlokasi di dekat permukiman warga, terutama di lingkungan belakang Apartemen Kebagusan City.
Tampak 1 unit ekskavator sedang membongkar pagar serta melakukan pengerukan tanah di sisi belakang apartemen saat Rano berkunjung ke sana.
Sesampainya di lokasi, Rano sempat menyapa warga sebelum melakukan peninjauan papan rencana pembangunan embung.
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin, menuturkan ke Rano bahwa Embung Kebagusan diproyeksikan bisa mengurangi debit air di Kali Mampang.
“Kurang lebih lokasi kita berada di sekitar sini, yaitu ada Kali Krukut dan ada Kali Mampang,” ujar Ika saat di lokasi, Jumat.
“Jadi konsepnya, sebelum aliran itu mengalir di pertemuan Kali Krukut dan Kali Mampang, di atas atau di hulunya kita tangkap (tampung) terlebih dahulu,” imbuhnya.
Dari perhitungan, Sub-Kali Mampang punya debit air sekitar 30,07 meter kubik per detik.
Embung Kebagusan nantinya diperkirakan bisa mereduksi debit air sekitar 2,3 persen jadi 29,38 meter kubik per detik.
“Memang sih kecil tapi untuk dua persen itu kita bisa mereduksi debit air sebuah hal luar biasa, karena kategori waduk ini juga tidak terlalu besar, sekitar dua hektar,” ujar Rano, Jumat.
Embung Kebagusan akan dibangun di atas lahan yang luasnya 2 hektar dan kedalaman sekitar 3–4 meter.
Area itu akan terdiri dari 0,8 hektar area tampungan air (area biru) srrta 0,7 hektar ruang hijau.
Desain infrastruktur embung juga sudah disesuaikan dengan curah hujan sampai 221 milimeter per hari. Selain berfungsi untuk pengendali banjir, embung ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas publik yakni lapangan mini soccer, jogging track, serta jalur pejalan kaki.
“Rencana perjanjian Desember 2026 ini InsyaAllah selesai (dibangun),” ujar Rano.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
