Connect with us

Recommended

6 Daftar Profesi yang Terancam Punah dengan Adanya ChatGPT

Published

on

Ilustrasi profesi yang terancam punah dengan Chat GBT Bot. Sumber foto: Pexels. Photographer: Mikhail Nilov
Ilustrasi profesi yang terancam punah dengan Chat GBT Bot. Sumber foto: Pexels. Photographer: Mikhail Nilov

Daftar Profesi yang Terancam Punah dengan Adanya ChatGPT Bot

Chat GPT adalah teknologi yang berbasis Artificial Intellegence atau biasa disebut dengan AI. Sejak kemunculannya pada bulan November 2022 keberadaan ChatGPT menarik perhatian banyak manusia. Selain memberikan rasa kagum akan kecanggihan dan kecerdasannya, Chat GPT juga menimbulkan kekhawatiran.

Dilansir dari Business Insider pada tanggal 10 Februari 2023, lima hari setelah dirilis pengguna Chat GPT meningkat pesat. Yaitu lebih dari 1 juta pengguna. Dengan banyaknya kemudahan yang ditawarkan, Chat GPT Bot diprediksi dapat menggeser beberapa profesi yang dikerjakan manusia.

Profesi-Profesi yang Diprediksi Punah

Menurut analisa dari para pengamat teknologi terdapat beberapa pekerjaan yang dianggap rentan serta terancam. Chat GPT Bot telah berhasil merubah pola pikir dan pola kehidupan manusia.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh profesor dari University of Pennsylvania dan New York University, Princeton, salah satu hasil dari survei tersebut menemukan bahwa, sebagian besar perusahaan telah memangkas karyawannya. Perusahaan-perusahaan besar yang menjadi objek survei tersebut telah beralih menggunakan Chat GPT Bot.

Berikut beberapa profesi atau pekerjaan yang diprediksi punah dengan adanya Chat GPT Bot.

  1. Penulis Content

Sebagaimana yang telah disinggung pada pembahasan di atas. Chat GPT adalah software yang berisi tentang informasi-informasi. Sehingga apapun yang dibutuhkan manusia dapat ditanyakan lewat Chat GPT Bot.

Contoh: Ketika kita ingin membuat artikel tentang “Apa itu Chat GPT?” Langkah yang perlu dilakukan hanya login ke akun Chat GPT kemudian membuat perintah “Tolong buatkan artikel “apa itu Chat GPT?” Sama persis seperti kita memerintah atau meminta tolong kepada manusia, bukan?

Dalam hitungan detik Chat GPT langsung mengerjakan apa yang kita perintahkan. Dalam waktu sekian menit artikel sudah jadi dan bisa dikonsumsi. Istimewanya lagi, ketika isi artikel tidak sesuai seperti yang diinginkan pengguna, Chat GPT dapat merubah dan mengeditnya.

Baca Juga  Pengguna Bisa Bertanya Pada ChatGPT Dengan Memakai Suara Dan Gambar

Dengan kecanggihan tersebut, tidak heran jika para blogger, serta orang-orang yang berkecimpung di dunia pembuatan konten yang berbasis tulisan lebih memilih menggunakan Chat GPT daripada Penulis manusia.

Dari sisi biaya tentu Chat GPT lebih murah dibandingkan manusia. Apalagi Open Al juga menyediakan Chat GPT yang dapat diakses secara gratis.

  1. Programmer

Profesi berikutnya yang terancam dengan adanya Chat GPT adalah Programmer. Pekerjaan yang tergolong sulit dan tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang ternyata memiliki posisi yang tidak aman.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, website, youtube dan lain sebagainya, bercerita bahwa saat ini Chat GPT sudah bisa melakukan pengecekan terkait dengan bahasa komputer. Sehingga ketika terjadi kesalahan dalam kode-kode pemrograman Chat GPT dapat menunjukkan bagian mana yang salah.

Chat GPT keberadaannya memang seperti pisau bermata dua. Satu sisi ia bisa membunuh manusia, namun di sisi lain ia memberikan kemudahan.

  1. Administrasi Hukum

Ketika mendengar Chat GPT bisa menggantikan pekerja Administrasi Hukum, sebagian besar orang mungkin bengong dan tidak percaya. Lebih tepatnya “Speechless” karena tidak ada lagi kata yang bisa diucapkan.

Berdasarkan informasi dari media-media online, Chat GPT kabarnya telah lulus ujian sekolah hukum. Ia berhasil mengerjakan esai terkait tentang hukum tata negara, perpajakan, dan topik-topik lain yang dianggap bersinggungan dengan administrasi hukum.

  1. Analisa Market

Analis dan Para penasehat keuangan juga diprediksi terancam dan tergantikan oleh Chat GPT. Salah satu rancangan dari Open AI adalah membuat tools yang bisa menganalisa, membaca data, menyoroti, dan memprediksi terkait trend pasar.

Sehingga para investor dan para pengusaha tidak perlu lagi membayar biaya yang cukup mahal untuk jasa analis. Karena hanya dengan ketikan jari jemari informasi yang dibutuhkan terkait bisnis bisa didapatkan.

  1. Guru Les

Di zaman kemajuan teknologi seperti saat ini, informasi dan ilmu tidak hanya bersumber dari manusia. Jika zaman dahulu ketika ada siswa yang tidak paham terkait materi pelajaran yang diajarkan di sekolah, para orangtua akan berbondong-bondong memasukkan anaknya ke tempat bimbingan belajar atau mengundang guru privat.

Namun, saat ini fenomena tersebut telah jarang ditemui. Apalagi anak sekarang memiliki kebebasan dalam menggunakan Hp. Apapun hal yang tidak diketahui dapat dengan mudah dicari jawabannya lewat Youtube, Web, dan sekarang Chat GPT.

  1. Layanan Konsumen

Layanan Konsumen atau customer service posisinya tidak kalah mengerikan dari profesi-profesi yang telah disebutkan di atas. Hasil riset dari perusahaan riset teknologi Gartner pada tahun 2027 diperkirakan sekitar 25 persen Chat GPT Bot akan mendominasi pekerjaan ini.

Baca Juga  Mengenal ChatGPT, Apa Fungsinya dan Bagaimana Cara Kerjanya

Bahkan pada tahun 2022, Chat GPT Bot telah dipekerjakan oleh beberapa perusahaan untuk menelepon dan mengobrol seperti halnya layanan Konsumen.

Itulah daftar prosei yang terancam punah dengan kehadiran Chat GPT. Namun, walaupun demikian, tidak perlu kuatir berlebihan. Karena masih banyak manusia yang lebih suka memperkerjakan manusia. Ada banyak keistimewaan dari manusia yang tidak bisa dimiliki oleh Chat GPT. Terutama hal-hal terkait seni dan rasa.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
Google News, YouTube, dan Dailymotion

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *