Connect with us

News

35 Pesawat Asing Diizinkan Membantu Penanganan Karhutla Di Kalimantan

Published

on

35 Pesawat Asing diizinkan bantu atasi karhutla [jawapos]

Jakarta, Bindo.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah memberi izin kepada 35 pesawat asing untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kalimantan yang saat ini jadi prioritas utama nasional.

Izin ini diberikan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara setelah ada kebutuhan tambahan sarana pemadaman sebab peralatan udara yang diperlukan belum tersedia sepenuhnya di Indonesia sehingga pesawat asing didatangkan untuk memberikan bantuan langsung.

“Pada intinya kita akan selalu mendukung apa yang menjadi prioritas. Seperti penanganan kebakaran ini kan menjadi prioritas utama pada saat ini. Dalam jangka pendek ini juga harus segera dipadamkan,” ujar Menhub saat ditemui setelah Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, dilansir Rabu (2/9/2026).

Kata Dudy, pesawat asing itu didatangkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk dipakai dalam kegiatan pemadaman karhutla yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan dengan dukungan operasional dari pemerintah pusat.

“Kita membutuhkan segala prasarana, yang dibutuhkan untuk memadamkan termasuk pesawat-pesawat asing yang kebetulan tidak dimiliki di Indonesia. Jadi, kita datangkan, didatangkan oleh BNPB, kemudian digunakan untuk pemadaman dan kita memberikan izin,” tutur Dudy.

Menhub memastikan semua izin penerbangan 35 pesawat asing sudah diberikan sehingga armada tersebut bisa segera beroperasi membantu upaya pemadaman api lewat udara selama kondisi darurat kebakaran hutan dan lahan.

Kata Dudy, sebagian besar pesawat asing yang dipakai untuk penanganan karhutla tersebut merupakan helikopter.

Sebab helikopter tersebut punya kemampuan untuk mendukung proses pemadaman api dari udara secara efektif di lokasi yang terkena dampak kebakaran.

“Oh ya pesawat-pesawat tersebut sudah beroperasi untuk menangani karhutla. Itu kan sudah kita berikan izin semua. Tadi kan ada sekitar 35 pesawat,” ujar Menhub

Baca Juga  Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Sumatera, Kemenhub Kerahkan Empat Kapal KPLP

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut 35 izin penggunaan pesawat registrasi asing yang sudah diterbitkan berasal dari Rusia hingga Amerika Serikat (AS) untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa menyebut 35 izin penggunaan pesawat registrasi asing yang sudah diterbitkan itu untuk 11 pemegang Air Operator Certificate (AOC) dari 8 negara asal dengan total 36 helikopter.

“Negara asalnya dari Australia, Rusia, Amerika, Ukraina, New Zealand, Laos, Vietnam, dan Kanada,” ujar Lukman dikonfirmasi di Jakarta, Senin (24/7).

Kemenhub merinci 11 AOC yakni Ersa Eastern Aviation, Genesa Dirgantara, Falcon Patriot Utama, Pegasus Air Service, Whitesky Aviation, Smart Cakrawala Aviation, Elang Nusantara Air, Intan Angkasa Air Service, Volta Pasifik Aviasi, Dabi Air Nusantara, serta Derazona Air Service.

Kementerian Perhubungan memfasilitasi pemakaian pesawat registrasi asing untuk memperkuat penanganan karhutla lewat percepatan perizinan, dukungan operasional, maupun pengawasan keselamatan penerbangan.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion