Connect with us

Info Regional

Izin Operasional SPBE Cimuning Setelah Kebakaran Akan Dikaji Pemkot Bekasi

Published

on

SPBE Cimuning terbakar [liputan6]

Bekasi, Bindo.id – Izin Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustikajaya akan dikaji Pemerintah Kota Bekasi setelah kebakaran, Rabu (1/4/2026) malam.

“Sedang kita coba teliti (Izin SPBE Cimuning). Ini kan daerah dulu tadinya daerah ini sepi, kosong,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe ketika melakukan peninjauan di lokasi kebakaran SPBE Cimuning, Kamis (2/4/2026).

Harris belum mengetahui ada tidaknya SPBE Cimuning punya izin operasional. Dugaan Harris, pemilik membangun SPBE kerih kondisi wilayah Cimuning masih sepi dengan harapan lokasi tersebutt jauh dari permukiman.

“Saya kira memang coba, bagaimana caranya agar tempat ini pun kalau dia mau ingin bangun lagi, kita coba perlu lakukan kajian yang lebih dalam dan pengamanan yang lebih serius,” ujarnya.

Dia mengatakan pengamanan yang lebih ketat dibutuhkan seban lokasi itu tergolong vital serta memiliki potensi menyebabkan kebakaran besar.

“Bahkan sekitar hampir 200 meter dari lokasi itu, rumah ada yang terbakar,” ujarnya.

Kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Mustika Jaya pada Rabu malam telah menghanguskan ribuan meter lahan yang menyebabkan kerusakan berat.

“Lahan yang terbakar sekitar 2.000 meter persegi. Untuk dugaan sementara akibat adanya arus pendek listrik,” tutur Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Heryanto di sekitar lokasi kebakaran, Kamis.

Dampak kebakaran tersebut, hampir semua area SPBE rusak berat. Kata Heryanto, kebakaran terjadi ketik SPBE sedang beroperasi. Hal itu meningkatkan risiko, termasuk terjadinya potensi ledakan gas.

Proses pemadaman sempat terjadi kendala sebab kebakaran melibatkan gas yang butuh penanganan khusus.

“Gas seperti ini perlu penanganan khusus dan harus dipetakan di mana titik apinya,” tuturnya.

Baca Juga  Bus Trans Bekasi Bakal Tersedia Akhir Februari 2024, Ini Persiapannya!

Petugas harus ekstra hati-hati demi mencegah terjadinya potensi ledakan susulan. Oleh karena itu, dilakukanpenanganan lebih kompleks dibandingkan dengan kebakaran biasa.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion