Connect with us

Politik

Jokowi Sebutkan 7 Cawapres Potensial Untuk Dampingi Ganjar di Pilpres 2024

Published

on

PDI Perjuangan resmi menetapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024 [antara]
PDI Perjuangan resmi menetapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024 [antara]

Jakarta, Bindo.id – Presiden Jokowi sebutkan 7 nama politikus yang dianggap cocok untuk mendampingi Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2024.

Setelah menjalankan ibadah shalat Idul Fitri 1444 H di Solo, Jawa Tengah, Minggu (23/4/2023), Jokowi berpendapat banyak kandidat yang dianggap cocok untuk mendampingi Ganjar di Pilpres 2024 nanti.

Lalu, bagaimana elektabilitas politikus yang potensial dampingi Ganjar menurut versi Jokowi?

1. Erick Thohir

Erick Thohir namanya cukup kuat di bursa cawapres RI. Namanya kian moncer usai berhasil menjabat Ketua Umum PSSI di bulan Februari 2023. Dirinya bukanlah kader partai politik, akan tetapi belakangan ini pihaknya cukup dekat dengan Partai Amanat Nasional (PAN).

Dia juga banyak terlibat di sejumlah kegiatan akbar Nahdlatul Ulama sejak resmi dilantik menjadi anggota kehormatan Banser di tahun 2021.

Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia pada tanggal 8-13 April 2023, Erick berhasil menduduki peringkat tiga besar dengan elektabilitasnya sebagai cawapres sebesar 11,8 persen.

2. Sandiaga Uno

Sandiaga merupakan mantan cawapres Prabowo Subianto saat maju di Pilpres 2019. Jokowi menyebut Sandiaga di urutan kedua sebagai kandidat tandem Ganjar.

Urusan politik Sandiaga santer dibicarakan sebab Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra diisukan akan berlabuh ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sandiaga juga berhasil menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu. Sandiaga lebih tenar jika dibandingkan Erick. Dirinya mendapar responden sebanyak 18,4 persen. Angka tersebut berdasarkan Indikator Politik Indonesia pada tanggal 8-13 April 2023.

3. Mahfud MD

Mahfud MD jarang mendominasi hasil survei dibeberapa lembaga dalam urusan elektabilitas. Akan tetapi hal ini bukan berarti tingkat keterpilihannya sedikit.

Anggota Koalisi Perubahan dari Persatuan (KPP), terlebih Partai Nasdem dan PKS, mempertimbangkan Mahfud MD untuk mendampingi Anies Baswedan menjadi cawapres di pilpres 2024.

Baca Juga  Resmikan Pabrik Minyak Makan Merah Di Sumatera Utara, Jokowi Ajak Masyarakat Memakai Produknya

Namun berdasarkan hasil survei terbaru, nama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ini tak masuk ke dalam daftar lima besar nama yang elektabilitasnya cukup diperhitungkan menjadi cawapres.

4. Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat ini sering menempati nomor 1 dari hasil survei elektabilitas cawapres. Berdasarkan hasil survei dari Indikator Politik Indonesia tanggal 8-13 April, Ridwan Kamil berhasil menempati peringkat pertama menjadi cawapres. Elektabilitas Ridwan Kamil sebesar 19,7 persen.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini lama tidak berpartai politik selama menjadi Wali Kota Bandung sampai Gubernur Jawa Barat. Kang Emil pada Januari 2023 akhirnya melabuhkan hatinya untuk bergabung bersama Partai Golkar.

5. Muhaimin Iskandar

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar sebenarnya telah dideklarasikan partainya sebagai calon presiden.

Berdasarkan sejumlah hasil survei, namanya sering tampil di bursa capres daripada cawapres. Akan tetapi, elektabilitasnya belum menggembirakan.

Cak Imin baru hari-hari terakhir ini menduduki posisi lima versi PolMark Indonesia. Akan tetapi elektabilitas yang diperoleh sebesar 4,8 persen.

6. Airlangga Hartarto

Airlangga juga mendapat dukungan dari partainya yaitu Golkar menjadi calon presiden. Namun tidak pernah mendapat posisi moncer berdasarkan hasil survei di sejumlah lembaga. Peluang Airlangga hanya mencuat berdasarkan hasil musyawarah rakyat (Musra) versi relawan Jokowi.

Relawan Jokowi menempatkan nama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada posisi paling atas di beberapa wilayah.

Berdasarkan data, Airlangga pernah mendapatkan juara hasil Musra di Gorontalo, Banten, Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan,dan Papua Barat. Dalam survei tersebut Airlangga bersaing ketat dengan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

7. Prabowo Subianto

Prabowo juga disebutkan Jokowi cocok mendampingi Ganjar. Prabowo memiliki elektabilitas paling tinggi dari nama-nama yang disebutkan Jokowi. Ketua Umum Partai Gerindra tersebut disebut akan maju menjadi calon presiden sejak tahun lalu.

Baca Juga  15 Bentuk Eksploitasi Dan Penyalahgunaan Anak Saat Berkampanye

Dirinya secara konsisten menduduki peringkat tiga besar politikus. Prabowo memiliki elektabilitas tinggi bersama dengan Ganjar dan Anies. Belakangan ini elektabilitas Menteri Pertahanan itu kian pesat.

Berdasarkan jajak pendapat Litbang, Kompas mendata elektabilitas Prabowo mengalami kenaikan sebanyak empat persen pada periode Oktober 2022 hingga Februari 2023.

Berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia, elektabilitas Prabowo juga mengalami kenaikan sebanyak 2,2 persen pada periode Februari hingga Maret 2023.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
Google News, YouTube, dan Dailymotion