Connect with us

Hukum & Kriminal

Terkait Kasus Suap Ade Kuswara, Rumah Politikus PDIP Ono Surono Digeledah KPK

Published

on

Rumah Politikus PDIP Ono Surono digeledah KPK [tarungnews]

Jakarta, Bindo.id – KPK melakukan penggeledahan rumah politikus PDIP Ono Surono (ONS) di Bandung.

Penggeledahan ini dilakukan ada kaitannya dengan penyidikan kasus suap ijon proyek yang menyeret Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK).

“Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, hari ini Rabu (1/4), penyidik melakukan penggeledahan di rumah saudara ONS, yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, yang berlokasi di Kota Bandung,” ujar Jubir KPK Budi Prasetyo, Rabu (1/4/2026).

KPK belum menjelaskan temuan barang bukti dari kegiatan itu. Kata Budi, penggeledahan di rumah Ono Surono masih dilakukan sampai saat ini.

“Kegiatan masih berlangsung. Kami akan update perkembangannya,” ujar Budi.

Sebelumnya KPK juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPD PDIP Jawa Barat (Jabar) Ono Surono tentang kasus suap yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.

Dugaan KPK, Ono memperoleh aliran uang dari Sarjan yang sudah ditetapkan menjadi tersangka di kasus ini.

“Pemeriksaan terhadap saudara OS selaku dalam kapasitas sebagai saksi dalam perkara ini, penyidik mendalami terkait dengan dugaan aliran-aliran uang dari pihak tersangka saudara SRJ (Sarjan) selaku pihak swasta,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo saat di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/1).

Tentang tujuan pemberian uang tersebut dari Sarjan ke Ono masih dilakukan pendalaman. KPK juga melakukan pendalaman apakah ada pemberian lain yang diberikan Sarjan kepada pihak lain.

“Nah, ini penyidik mendalami mengapa pihak swasta selaku pelaksana proyek di Kabupaten Bekasi ini kemudian juga memberikan sejumlah uang kepada Saudara OS (Ono Surono),” ujarnya.

Ono  selesai diperiksa KPK pada Kamis (15/1). Ia mengaku didalami tentang aliran dana di kasus ini.

Baca Juga  KPK dan Polri Tingkatkan Sinergi Berantas Korupsi

“Ya ada beberapa lah ya yang ditanyakan. Iya (soal aliran uang),” ujar Ono usai diperiksa di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/1).

Ono mengaku ditanyai tentang jabatannya sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Barat. Sekitar 15 pertanyaan yang ditanyakan penyidik KPK kepadanya.

“Sekitar 15-an (pertanyaan) lah, ya. Ya seputar terkait dengan tugas-tugas di Partai,” ujarnya.

Di kasus ini, KPK sudah menetapkan 3 orang sebagai tersangka, yakni :

  1. Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang
  2. Ayah Ade Kuswara, HM Kunang
  3. Pihak swasta, Sarjan

Diduga Ade dan HM Kunang menerima uang ijon proyek senilai Rp 9,5 miliar. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menuturkan rencananya proyek tersebut dikerjakan di tahun 2026. Uang tersebut disebut sebagai uang muka untuk jaminan proyek.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion