Info Regional
Maklumat Radio Untuk Mencari Pelatih Valencia Telah Disiarkan KSOP Labuan Bajo
Labuan Bajo, Bindo.id – KSOP Kelas III Labuan Bajo menerbitkan maklumat resmi tenggelamnya kapal wisata di perairan Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, yang terjadi di hari Jumat (26/12/2025).
Tujuan maklumat tersebut untuk memperluas jangkauan informasi pencarian korban pada jalur pelayaran.
Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto menuturkan pihaknya selalu menyiarkan maklumat tersebut lewat stasiun radio pantai yang beroperasi di wilayah Labuan Bajo maupun sekitarnya.
“Radio pantai yang ada di Labuan Bajo secara rutin menyiarkan maklumat pelayaran terkait adanya kecelakaan kapal dan posisinya,” ujar Stephanus, Jumat (2/1/2026).
Meminta Bantuan Kapal yang Lewat
Kata Stephanus, maklumat itu isinya instruksi kepada kapal-kapal yang sedang lewat di sekitar perairan TN Komodo.
Kapal yang melihat tanda-tanda maupun keberadaan korban diminta agar segera memberikan pertolongan pertama serta evakuasi mandiri apabila memungkinkan.
Para nakhoda diwajibkan untuk segera melaporkan kepada Syahbandar tentang koordinat lokasi, jenis temuan, maupun indikasi-indikasi penting lainnya yang merujuk pada keberadaan korban.
“Sehingga segera dilakukan upaya penyelamatan oleh tim SAR,” ujarnya.
Penyebaran maklumat tersebut dilaksanakan secara luas lewat pemancar radio.
Kata Stephanus, pesan peringatan dan bantuan pencarian itu disampaikan kepada seluruh kapal yang lewat hingga radius jarak 150 mil laut dari lokasi titik kejadian.
Pencarian Hari Ke-8
Pada Jum’at (2/1/2026), Operasi pencarian terhadap pelatih Valencia serta anak-anaknya memasuki hari kedelapan.
Penyisiran area perairan dan daratan Pulau Padar masih terus dilakukan Tim SAR untuk mencari keberadaan sisa korban yang belum ditemukan.
Sampai saat ini, baru 1 dari 4 korban yang sudah berhasil ditemukan oleh tim gabungan. Korban tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pelatih Valencia serta anak-anak lainnya statusnya masih hilang.
Upaya KSOP menerbitkan maklumat ini, harapannya bisa membantu tim SAR. Sebab banyak aktivitas kapal wisata ataupun kapal niaga yang lewat di perairan Manggarai Barat. Sehingga peluang dapat ditemukannya petunjuk baru jadi lebih besar.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
