Info Regional
BPKAD Telusuri Ratusan BPKB Kendaraan Dinas di Sidoarjo Hilang
Sidoarjo, Bindo.id – Keberadaan 147 buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB) kendaraan dinas yang masih hilang masih ditelusuri Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Dokumen yang masih belum ditemukan tersebut asalnya dari kendaraan pelat merah yang tersebar di puluhan organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Bidang Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sidoarjo, Mochammad Djen Anis, menuturkan kehilangan BPKB terjadi di 31 OPD, terdiri dari dinas, badan, serta kecamatan.
Di setiap OPD, jumlah kendaraan yang dokumennya hilang bervariasi. Ada yang hilang satu unit bahkan ada juga puluhan unit kendaraan.
“Jumlahnya tidak sama di tiap OPD. Ada yang hanya satu BPKB, ada juga yang sampai lebih dari 20 unit,” tuturnya, Jumat (09/01/2026).
BPKB-nya belum ditemukan berupa kendaraan sepeda motor dan mobil dinas.
Umumnya, sepeda motor adalah kendaraan lama hasil pengadaan awal di tahun 1990-an. Sedangkan mobil dinas sebagian dibeli di tahun 2021, ada juga mobil pemadam kebakaran (Damkar).
“Nilai kendaraan tergantung jenis dan tahun pengadaan. Ada yang sangat lama, ada juga yang relatif baru,” tuturnya.
BPKB Kendaraan Dinas Hilang Sejak 2022
BPKAD Kabupaten Sidoarjo melakukan penelusuran dokumen kendaraan tersebut, sebagai bentuk tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sejak tahun 2022.
Saat itu, terdata ada 334 kendaraan dinas yang tak diketahui keberadaan dokumen kepemilikannya.
“Dari hasil penelusuran, sebagian BPKB berhasil ditemukan, termasuk yang masih tersimpan di Samsat atau sempat dipinjam,” ujarnya.
Sedangkan jumlah BPKB yang belum ditemukan tersisa sebanyak 147 unit.
BPKAD akan memastikan proses penelusuran akan terus berlangsung. Hal ini dikarenakan pengelolaan kendaraan dinas beserta dokumennya merupakan tanggung jawab OPD pengguna sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 yang diperbarui lewat Permendagri Nomor 7 Tahun 2024.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
