Connect with us

Transportasi

Stasiun Manggarai Catat 201 Ribu Transit, Bukti Kuatnya Integrasi Antarmoda Commuter Line

Published

on

Foto istimewa

Jakarta (Bindo.id) – KAI Commuter sebagai operator kereta dalam kota memiliki stasiun yang terintegrasi dengan beberapa moda transportasi lainnya untuk menghubungkan layanan Commuterline dengan berbagai moda transportasi lainnya. Kehadiran stasiun integrasi ini memberikan kemudahan bagi pengguna dalam melanjutkan perjalanan menuju beragam tujuan, baik untuk mudik, wisata, maupun aktivitas lainnya, secara lebih efisien, aman, dan nyaman.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa sejumlah stasiun integrasi KAI Commuter terhubung langsung dengan berbagai moda transportasi dan pusat aktivitas masyarakat. “Dari stasiun-stasiun tersebut, seperti Stasiun Manggarai pengguna dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan KA Basoetta,” jelasnya.

Selain itu ada Stasiun Sudirman dengan akses menuju MRT dan LRT, Stasiun Tanahabang akses ke kawasan pusat perbelanjaan, Stasiun Bogor dan Jakartakota dengan destinasi wisata, Stasiun Cikarang terintegrasi dengan KA Lokal. “Integrasi ini mendukung perjalanan lanjutan menuju tempat wisata, pusat kuliner, hingga pusat ekonomi tanpa perlu menggunakan kendaraan pribadi,” ucap Karina.

Lebih lanjut Karina manyampaikan bahwa berdasarkan data KAI Commuter, tercatat hari ini hingga pukul 13.00 WIB Commuterline Jabodetabek sebanyak 236.923 pengguna, Commuterline Basoetta 2.737 pengguna, dan Commuterline Merak 8.736 pengguna.

Dari catatan volume pengguna di stasiun-stasiun integrasi seperti Stasiun Manggarai sebanyak 841 orang, Stasiun Sudirman 11.056 orang, Stasiun Tanahabang 8.129 orang, Stasiun Cawang 6.483 orang, Stasiun Cikarang 12.518 orang, Stasiun Bogor 32.080 orang dan Stasiun Jakartakota dengan 13.226 orang.

Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan transportasi publik terintegrasi sebagai moda utama perjalanan liburan maupun perekonomian. “Secara kumulatif, total volume pengguna KAI Commuter selama masa Angkutan Lebaran 11-22 Maret tercatat Commuterline Jabodetabek sebanyak 11.589.375 orang, Commuterline Basoetta 103.246 orang, Commuterline Merak 179.376 orang. 

“Capaian tersebut turut ditandai dengan rekor volume pengguna transit pada Stasiun Manggarai mencapai 201.617 orang pada tanggal 22/3 selama periode Angkutan Lebaran,” tambah Karina.

Baca Juga  Layani 51.572 Orang, Stasiun Bogor Tujuan Terbanyak Pada Malam Pergantian Tahun

Arus Balik, Tiket Commuter Line Merak Tujuan Rangkasbitung Terjual Habis

Memasuki arus balik lebaran, layanan Commuter Line Merak yang melayani pengguna usai menyebrang ke Pelabuhan Merak menuju Stasiun Rangkasbitung mengalami peningkatan. Sebagai informasi, untuk ketersediaan tiket Commuter Line Merak relasi Stasiun Merak menuju Stasiun Rangkasbitung hingga Rabu, 25 Maret 2026 sudah terjual habis.

“Tiket Commuter Line Merak sudah bisa dipesan dari tujuh hari sebelum (H-7) sebelum jadwal keberangkatan, melalui aplikasi Access By KAI” tambah Karina.

Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuterline yang konsisten menjaga keandalan operasional & layanan, ketepatan waktu perjalanan, kemudahan integrasi, serta kenyamanan di seluruh stasiun dan perjalanan kereta.

KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, mengikuti arahan petugas di stasiun, serta selalu menjaga barang bawaan dan jaga selalu anak-anak dan keselamatan pribadi.

“Dengan dukungan stasiun integrasi dan konektivitas antarmoda yang semakin baik, KAI Commuter berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang andal dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.”tutup Karina.(ahmad)

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion