Info Nasional
Sebelum Berangkat Haji, Calon Jemaah Perlu Menyiapkan Ini
Jakarta, Bindo.id – Para calon jemaah haji diimbau agar bisa mempersiapkan diri secara menyeluruh sebelum berangkat ke Tanah Suci, khususnya kesehatan, kesiapan fisik dan mental, maupun perlengkapan yang dibawa.
Persiapan itu jadi kunci supaya jemaah bisa melaksanakan rangkaian ibadah haji dengan aman dan lancar.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI Ichsan Marsha menyampaikan hal ini saat menerangkan sejumlah persiapan penting yang perlu dilaksanakan jemaah haji sebelum keberangkatan.
Kata Ichsan, istitha’ah kesehatan merupakan aspek utama yang harus dipenuhi setiap calon jemaah.
“Ikhtiar penetapan istitha’ah kesehatan menjadi salah satu kunci utama dalam proses ibadah haji, baik itu menjadi prasyarat jemaah, jelang pelunasan, maupun sebagai pedoman yang harus diperhatikan oleh seluruh jemaah haji,” tutur Ichsan di sela kegiatan Diklat PPIH, kelas tusi MCH yang digelar di Gedung D3, Asrama Haji Pondok Gede, Jumat (23/1/2026) sore.
Dia menegaskan tentang kesiapan kesehatan perlu ada perhatian khusus, khususnya jemaah lansia. Calon jemaah dianjurkan agar mulai membiasakan aktivitas fisik ringan jauh hari sebelum berangkat.
“Khusus bagi jemaah lansia, penekanan berkaitan dengan kesiapan fisik dan mental itu terus disampaikan. Secara teknis, jemaah bisa melakukan aktivitas fisik ringan, misalnya dengan berjalan kaki setiap pagi,” ujarnya.
Ichsan juga mengingatkan tentang pentingnya kesiapan mental maupun pemahaman ibadah lewat manasik. Calon jemaah perlu memahami tentang manasik kesehatan maupun manasik syar’i atau fikih haji.
Tentang barang bawaan, Ichsan meminta kepada jemaah agar membawa perlengkapan yang benar-benar diperlukan, khususnya perlengkapan pelindung diri agar bisa menyesuaikan cuaca dan iklim di Arab Saudi. Selain iti juga perlu menyiapkan obat-obatan pribadi.
“Untuk barang-barang, yang kami sampaikan kepada jemaah adalah berbagai perlengkapan perlindungan diri, termasuk obat-obatan yang perlu disiapkan,” tuturnya.
Jemaah diimbau agar tak membawa barang-barang yang tak dibutuhkan, misalnya alat penanak nasi, peralatan dapur, atau bahan makanan.
“Setiap hari kita sudah menyiapkan makanan-makanan khusus bagi jemaah, bercita rasa Nusantara, sehingga jemaah tidak perlu khawatir dengan makanan yang diperoleh,” ujar Ichsan.
Dirinya mengingatkan agar jemaah tak membawa barang-barang yang dilarang otoritas Arab Saudi, misalnya banner atau jimat, sebab hal itu bisa terkena sanksi hukum.
“Itu sangat dilarang dan ada sanksi hukum bagi yang membawa barang-barang demikian,” ujarnya.
Harapan Ichsan, persiapan yang matang dan kepatuhan pada aturan, jemaah bisa melaksanakan ibadah haji dengan lebih tenang, aman, serta khusyuk di Tanah Suci.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
