News
Harta Bupati Pekalongan Yang Terkena OTT KPK Rp 85,6 Miliar
Jakarta, Bindo.id – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama ajudan dan orang kepercayaannya ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026) dini hari.
Fadia Arafiq terdata punya total harta kekayaan senilai Rp 85.623.500.000 atau sekitar Rp 85,6 miliar.
Dari dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diumumkan KPK, laporan itu disampaikan pada 30 Maret 2025 untuk periode tahun 2024 dan statusnya verifikasi administratif lengkap.
Pada dokumen itu, Fadia menjabat menjadi Bupati di Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada bidang eksekutif.
Rincian Kekayaan
Total harta kekayaan Fadia terdata senilai Rp 88.823.500.000. Dia juga punya utang senilai Rp 3.200.000.000. Oleh karena itu, total kekayaan bersih yang ia miliki menjadi Rp 85.623.500.000.
Sebagian besar hartanya asalnya dari aset tanah dan bangunan senilai Rp 74.290.000.000. Aset itu tersebar di beberapa daerah, yakni Kabupaten Pekalongan, Kota Bogor, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Kota Semarang, Kota Depok, serta Badung.
Fadia juga punya alat transportasi dan mesin sebesar Rp 1.180.000.000. Rinciannya yakni satu unit mobil Hyundai minibus tahun 2013 sebesar Rp 200.000.000 serta 1 unit Alphard 2.4 A/T tahun 2018 senilai Rp 980.000.000.
Dia juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp 3.020.000.000 serta kas dan setara kas sebesar Rp 10.333.500.000.
Daftar Harta Properti
Rincian harta berupa tanah dan bangunan milik Fadia Arafiq sesuai LHKPN periode 2024 yang disampaikan tanggal 30 Maret 2025 dengan total nilai tanah dan bangunan terdata senilai Rp 74.290.000.000. Berikut ini rinciannya :
1. Aset di Kabupaten Pekalongan
- Tanah 2.720 meter persegi-Rp 2.040.000.000
- Tanah dan bangunan 1.613 meter persegi/800 meter persegi-Rp 3.500.000.000
- Tanah dan bangunan 310 meter persegi/300 meter persegi-Rp 5.000.000.000
- Tanah 1.298 meter persegi-Rp 2.500.000.000
- Tanah 740 meter persegi-Rp 1.000.000.000
- Tanah 1.900 meter persegi-Rp 1.900.000.000
- Tanah 1.900 meter persegi-Rp 1.900.000.000
- Tanah 1.420 meter persegi-Rp 3.550.000.000
- Tanah 599 meter persegi-Rp 2.500.000.000
- Tanah 7.330 meter persegi-Rp 2.500.000.000
- Tanah dan bangunan 200 meter persegi/150 meter persegi-Rp 500.000.000
- Tanah dan bangunan 100 meter persegi/70 meter persegi-Rp 350.000.000
2. Aset di Kota Bogor
- Tanah dan bangunan 90 meter persegi/55 meter persegi-Rp 1.500.000.000
- Tanah dan bangunan 180 meter persegi/162 meter persegi-Rp 3.500.000.000
- Tanah dan bangunan 800 meter persegi/500 meter persegi-Rp 5.000.000.000
- Tanah 550 meter persegi-Rp 10.000.000.000
- Tanah 121 meter persegi-Rp 325.000.000
- Tanah 76 meter persegi-Rp 700.000.000
- Tanah dan bangunan 76 meter persegi/120 meter persegi-Rp 700.000.000
- Tanah 10 meter persegi-Rp 125.000.000
3. Aset di Jakarta Pusat
- Tanah dan bangunan 2 meter persegi/2 meter persegi-Rp 2.400.000.000
- Tanah dan bangunan 3 meter persegi/3 meter persegi-Rp 3.800.000.000
4. Aset di Jakarta Timur
- Tanah dan bangunan 100 meter persegi/100 meter persegi-Rp 5.000.000.000
5. Aset di Kota Semarang
- Tanah dan bangunan 489 meter persegi/200 meter persegi-Rp 7.000.000.000
6. Aset di Kota Depok
- Tanah dan bangunan 209 meter persegi/209 meter persegi-Rp 3.500.000.000
7. Aset di Badung
- Tanah 200 meter persegi-Rp 3.500.000.000
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
