Info Regional
Kasus Kekerasan Seksual Puluhan Santri Di Bekasi, Guru Pesantren Jadi Tersangka Dan Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat
Jakarta, Bindo.id – Pria berinisial MHH (28) ditetapkan menjadi tersangka kekerasan seksual pada santriwati.
MHH sebagai guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi. Kasat Reserse PPA dan PPO Polres Metro Bekasi Kota Kompol Rosdiana Sirait menyebut pihaknya sedang melakukan pendalaman dugaan keterlibatan 3 orang lainnya di kasus ini.
Salah satu dari 3 orang tersebut di antaranya sebagai petugas keamanan pesantren.
Penyelidikan ini dilakukan demi memastikan peran dari masing-masing pihak. Korban teridentifikasi lebih dari 10 orang dalam kasus ini.
Kasus ini terus berkembang sebab ada informasi korban-korban lainnya diduga mengalami hal yang serupa.
“Kami terus mengembangkan perkara ini untuk memastikan seluruh pihak yang diduga terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum. Setiap perkembangan akan disampaikan berdasarkan hasil penyidikan dengan tetap mengutamakan perlindungan dan kerahasiaan identitas korban,” tuturnya, Jumat (9/10/2026).
Kata Rosdiana, saat ini penyidik sudah memeriksa MHH secara intensif.
“Kami mendalami dugaan perbuatannya termasuk hubungan yang bersangkutan dengan korban serta kedudukannya di lingkungan pesantren,” tuturnya.
Dari keterangan salah satu korban, ia mengenal tersangka sejak 2023.
Tahun 2023, korban saat itu masih menempuh pendidikan di pondok pesantren. Korban mengaku MHH menjabat sebagai ketua pondok pesantren.
“Dalam proses pemeriksaan, MHH telah memberikan keterangan mengenai hubungan pribadinya dengan korban maupun peristiwa yang menjadi objek laporan,” ungkapnya.
Dalam rangka memperjelas konstruksi dugaan tindak pidana tersebut, Rosdiana menyebut penyidik masih mencocokkan keterangan tersangka dengan pernyataan korban, para saksi, maupun alat bukti.
Kasus kekerasan seksual ini terungkap setelah keluarga salah satu korban melaporkannya pada Rabu (7/10/2026).
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
