Connect with us

Info Regional

21 Perjalanan Kereta Api Terlambat, Imbas KA Gajayana Tabrak Truk Di Kebumen

Published

on

KA Gajayana tabrak Truk di Kebumen [kebumenupdate]

Kebumen, Bindo.id – Kereta Api (KA) Gajayana tabrak truk di perlintasan sebidang JPL 582 petak jalan Prembun–Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, berimbas pada terganggunya perjalanan kereta api di lintas selatan Jawa.

Data daei PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto setidaknya ada 21 perjalanan kereta api terlambat sebab peristiwa tersebut.

Kronologi Kejadian

Kecelakaan tersebut terjadi pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 21.32 WIB. KA (35) Gajayana relasi Malang–Gambir saat itu tertemper sebuah truk yang lewat di perlintasan sebidang. Insiden tersebut menyebabkan 1 jalur rel yakni jalur hulu, sempat tak bisa dilewati. Hal ini menyebabkan operasional perjalanan kereta api ada penyesuaian.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menuturkan petugas KAI langsung menanganinya di lokasi kejadian demi memastikan keselamatan perjalanan kereta api dan meminimalkan imbas keterlambatan pada pelanggan.

“Akibat insiden tersebut, satu jalur rel sempat tidak bisa dilalui,” ujar As’ad pafa keterangan resminya, Rabu (28/1/2026).

Kereta yang terlambat

Dampak peristiwa tersebut, menyebabkan gangguan operasional. Keterlambatan memiliki durasi yang bervariasi.

Data dari KAI Daop 5 Purwokerto menyebutkan keterlambatan terpanjang terjadi pada KA 11 Turangga yakni hingga 74 menit.

PLB 63B Manahan juga terlambat selama 71 menit. KA 35 Gajayana terlambat 67 menit. Kereta api lainnya yang ikut terdampak yakni KA Bima, Argo Dwipangga, Taksaka, Singasari, Wijayakusuma, Malabar, Mutiara Selatan, dan sejumlah kereta api luar biasa (PLB) yang dioperasikan di lintas tersebut.

“Keterlambatan berkisar antara 24 menit hingga lebih dari satu jam,” ujarnya.

Kata As’ad, KAI memohon maaf kepada semua pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi sebab insiden tersebut.

Ia mengatakan keselamatan perjalanan kereta api tetap jadi prioritas utama di setiap kondisi.

Baca Juga  Sambut Lebaran, Korlantas Polri Tambah 34 Titik ETLE di 3 Polda Jajaran

“Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI telah memberikan service recovery kepada penumpang yang terdampak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Dia menyebutkan semua penumpang dan awak KA Gajayana kondisinya selamat. Akantetapi, peristiwa itu menyebabkan petugas penjaga perlintasan mengalami luka. Sedangkan pengemudi truk dilaporkan telah meninggal dunia.

KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas terjadinya peristiwa ini. KAI juga mengingatkan masyarakat supaya lebih disiplin serta berhati-hati kerika lewat di perlintasan sebidang.

Pengguna jalan diminta agar senantiasa mematuhi rambu lalu lintas, memperhatikan sinyal peringatan, dan mendahulukan perjalanan kereta api.

“Perlintasan sebidang merupakan titik rawan kecelakaan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sangat penting untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang,” ujar As’ad.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion