Info Regional
1.000 Porsi Buka Puasa Gratis Per Harinya Disediakan Di Masjid Agung Demak
Demak, Bindo.id – Disediakan 1.000 porsi makanan dan minuman gratis untuk berbuka puasa setiap hari selama Ramadhan 2026 di Masjid Agung Demak.
Takjil itu dibagikan jelang adzan maghrib kepada jemaah masjid ataupun pengunjung yang datang.
Ali Zuhri yang merupakan warga Kecamatan Wonosalam, mengaku rutin datang ke Masjid Agung Demak selama Ramadhan untuk ikut pengajian sore sebelum berbuka puasa bersama.
“Sudah hari pertama sampai sekarang, ngaji sekalian buka puasa disediakan di sini,” ujar Ali ketika ditemui di lokasi, Kamis (5/3/2026).
Walaupun senang dengan menu berbuka yang disediakan gratis, Ali menuturkan tujuan utamanya datang ke masjid yakni untuk mengikuti pengajian. Dirinya mengatakan setiap tahun rutin ikut kegiatan ngaji selama Ramadhan di Masjid Agung Demak dan rencananya terus datang sampai akhir bulan puasa.
“Ya senang, insyaallah sampai nanti akhir tanggal 29,” ungkapnya.
Menu Berbeda dengan Kuliner Khas Demak
Takmir Masjid Agung Demak, Mahali, menuturkan menu yang disajikan setiap hari dibuat berbeda supaya jemaah tak bosan.
“Tahun ini memberikan takjil gratis 1.000 porsi dengan sepuluh menu yang kita pakai selama satu bulan,” ujar Mahali.
Ia mengatakan beberapa menu yang disajikan juga mengangkat kuliner khas Demak.
“Salah satunya menu koyor tahu, kemudian juga ada sayur asem sama ayam goreng, juga ada nasi mangut. Memang kita mengangkat kuliner khas Demak pada umumnya, kebetulan Demak ini penghasil ikan laut,” tuturnya.
Libatkan Relawan dan Instansi Daerah
Pada penyediaan menu berbuka, Masjid Agung Demak ikut melibatkan relawan dan beberapa instansi daerah untuk bergiliran memasak.
Kata Mahali, relawan juru masak asalnya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Dinas Sosial (Dinsos) Demak.
“Kita melibatkan relawan juru masak dari BPBD Demak 9 hari, PMI Demak 9 hari, kemudian dari Dinsos Demak 9 hari,” tuturnya.
“Sisanya tiga hari dari Masjid Agung Demak,” lanjutnya.
Jemaah pengajian dan Remaja Masjid Agung Demak juga ikut membantu mempersiapkan serta menyajikan makanan setiap hari.
“Jemaah pengajian selosoran Masjid Agung Demak, Remaja Masjid Agung Demak, mereka setiap hari secara terjadwal sekitar 20 sampai 25 orang,” ujarnya.
Makanan Berasal dari Donasi
Kata Mahali, semua makanan yang dibagikan kepada jemaah asalnya dari donasi masyarakat.
“Barang-barang yang kita masak itu murni donasi dari masyarakat umum, tidak mengambil dari kas masjid,” ujarnya.
Donasi yang terkumpul saat ini diprediksi bisa cukup untuk memenuhi kebutuhan 1.000 porsi selama 22 hari Ramadhan.
Sedangkan untuk sisa 8 hari berikutnya, Masjid Agung Demak masih membuka donasi dari masyarakat berupa uang ataupun bahan makanan.
“Yang 8 hari belum aman, kami masih mengharap donasi dari masyarakat luas, baik itu berupa uang transfer maupun bentuk beras atau sayur atau apapun yang kita butuhkan untuk takjil gratis,” ujar Mahali.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion
