Connect with us

Info Regional

Sungai Batangtoru Meluap, Banjir Kembali Genangi Tapanuli Selatan

Published

on

Ilustrasi sungai batang toru meluap akibat hujan deras [mediapatriot]

Tapanuli Selatan, Bindo.id – Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terus diguyur hujan deras.

Kondisi tersebut memicu banjir susulan di sejumlah desa yang ada di dekat Daerah Aliran Sungai (DAS) Batangtoru, Jumat (2/1/2026).

Beberapa rumah dan ruas jalan tampak kembali tergenang. Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menyebutkan kondisi curah hujan tinggi mengakibatkan aliran Sungai Batangtoru mengalami sedimentasi dampak banjir bandang sebelumnya.  Jal ini akan menyebabkan terbentuk aliran baru yang memasuki desa-desa di DAS Batangtoru.

“Banjir terjadi di semua desa/dusun di DAS Batangtoru, Kecamatan Batangtoru dan Kecamatan Angkola Sangkunur, termasuk anak-anak sungai yang bermuara ke Sungai Batangtoru,” tutur Gus Irawan, Sabtu (3/1/2026).

Wilayah yang kembali dilanda banjir yakni Dusun Benteng, Desa Hapesong Baru (Kecamatan Batangtoru), serta Desa Bandar Tarutung dan Dusun Sibarabara, Desa Simataniari (Kecamatan Angkola Sangkunur).

Kata Gus Irawan, genangan air bahkan terjadi di Dusun Benteng walaupun hujan sempat berhenti.

Di Dusun Sibarabara genangan semakin bertambah saat hujan kembali mengguyur. Gus Irawan menegaskam perlu melakukan normalisasi sungai untuk mengatasi kondisi tersebut.

Hal ini dilakukan supaya pengungsi yang sebelumnya kembali ke rumah tak harus kembali mengungsi.

Hingga Sabtu (3/1/2026), sejumlah dusun di Desa Bandar Tarutung maupun Dusun Sibarabara masih digenangi air.

Data BPBD Sumatera Utara yang dikutip Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sumatera Utata Porman Mahulae, total korban bencana 38 hari lalu sekitar 366 orang meninggal, 206 luka-luka, 59 hilang, serta 14.430 orang masih mengungsi.

Lokasi yang terkena dampak paling parah berlokasi di:

  • Tapanuli Tengah (Tapteng) sekitar 127 meninggal, 4.161 pengungsi
  • Tapanuli Selatan (Tapsel) sekitar 89 meninggal, 4.693 pengungsi
  • Kota Sibolga sekitar 55 meninggal, 660 pengungsi
  • Tapanuli Utara (Taput) sekitar 36 meninggal, 1.197 pengungsi
Baca Juga  Kayu Gelondongan Yang Terbawa Banjir Di Garoga-Anggoli Kini Naik Ke Penyidikan, Pendalaman Terus Dilakukan

Terjadinya banjir susulan ini sebagai peringatan untuk pemerintah maupun warga supaya terus melakukan pemantauan curah hujan serta kesiapsiagaan di daerah yang rawan banjir.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion