Connect with us

Transportasi

Mulai 11 Maret 2026, 4 Bandara Di Kalimantan Tengah Akan Mulai Beroperasi

Published

on

Bandara TJilik Riwut [bisnis]

Palangkaraya, Bindo.id – Ada 4 bandar udara (bandara) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang resmi membuka rute penerbangan baru menjelang masa angkutan mudik Lebaran 2026.

Tujuan pembukaan rute ini untuk menghubungkan sejumlah kabupaten dan kota di Kalteng dengan daerah tujuan mudik utama lainnya agar bisa mempermudah aksesibilitas masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kalteng Yulindra Dedy menyebutkan operasional rute penerbangan baru di keempat bandara tersebut dijadwalkan akan mulai berjalan tanggal 11 Maret 2026.

Rute ini meliputi penerbangan internal Kalteng bahkan koneksi antarprovinsi.

“Di Bandara H Muhammad Sidik, Muara Teweh (Barito Utara), akan terbuka rute Muara Teweh-Palangka Raya yang tersedia di hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu,” ujar Dedy saat di Palangka Raya, Senin (2/3/2026).

Rute Internal dan Antarprovinsi

Selain di Muara Teweh, Bandara Iskandar Pangkalan Bun di Kotawaringin Barat juga melakukan penambahan jadwal penerbangan pada rute Pangkalan Bun-Ketapang (PP) dan Pangkalan Bun-Sampit.

Keduanya tersedia di hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Di Kotawaringin Timur, Bandara H Asan Sampit membuka rute menuju ke Surabaya dan Banjarmasin dengan jadwal Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Ada rute Sampit-Pangkalan Bun dan Sampit-Palangka Raya yang melayani para penumpang setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

“Di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya juga akan terbuka rute penerbangan Palangka Raya-Banjarmasin pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, Palangka Raya-Muara Teweh dan Palangka Raya-Sampit yang terbang pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu,” tutur Dedy.

Harapan Keberlanjutan Pasca-Lebaran

Kata Dedy, walaupun rute ini dibuka jelang masa mudik, harapan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah layanan tersebut sifatnya tak sementara.

Hadirnya rute udara ini diharapkan bisa sebagai alternatif transportasi cepat untuk warga selain jalur darat yang saat ini tingkat kemantapannya hingga 87 persen.

Baca Juga  1 Orang Tewas Tertembak Saat Demo Ricuh Di Kebun Sawit Seruyan Kalimantan Tengah

Pembukaan rute baru ini juga disebut momentum 1 tahun kepemimpinan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo.

Selain urusan tentang transportasi, harapannya konektivitas udara ini bisa memacu pertumbuhan ekonomi regional secara signifikan di semua wilayah Kalteng.

“Rute penerbangan baru ini sudah dibuka mulai tanggal 11 Maret, rute penerbangan internal Kalteng ini diharapkan bisa bertahan lama, tidak hanya di masa angkutan lebaran. Diharapkan rute baru ini dapat menaikkan roda ekonomi Kalteng, sehingga bisa semakin tumbuh pesat,” ujarnya.

Pihak Dinas Perhubungan akan terus mengevaluasi okupansi penumpang di rute-rute baru tersebut. Apabila antusiasme masyarakat tinggi, tak menutup kemungkinan frekuensi penerbangan akan ditambah. Hal ini dilakukan untuk memberikan dukungan pada mobilitas orang dan barang di Bumi Tambun Bungai.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *