Connect with us

Info Regional

DPRD Akan Teruskan Ke Pusat Kondisi Jembatan Suramadu

Published

on

Ilustrasi kondisi jembatan Suramadu [jawapos]

Bangkalan, Bindo.id – Saat ini kondisi Jembatan Suramadu banyak dikeluhkan masyarakat.

Apalagi, sejak Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) dibubarkan di tahun 2020 lalu.

Salah satu warga Bangkalan bernama Taufiq mengeluhkan kondisi permukaan jalan di Jembatan Suramadu yang tak rata. Khususnya di jalur mobil dari arah Surabaya menuju ke Madura.

Dia menuturkan saat lewat di jalan tersebut, ada permukaan tanah yang menonjol. Sehingga, mobil yang dikemudikan terhentak serta kehilangan keseimbangan.

“Itu jalannya bukan hanya permukaannya menonjol tapi juga tajam. Kalau kecepatan agak tinggi itu bisa oleng,” ujar Taufiq, Rabu (18/2/2026).

Dia mengatakan walaupun sebelumnya jalan itu sempat diperbaiki petugas, akan tetapi kondisi permukaan jalan yang tak rata tersebut tidak berubah.

Sehingga, walaupun jalan tersebut merupakan jalur cepat dia melintas pelan.

“Kemarin saya lewat itu masih kerasa. Itu saya pelan tapi mobil saya itu tetap bruk…bruk.. gitu bunyinya saat lewat situ. Itu pas di bentang tengah menuju ke arah Madura,” ujarnya.

Anggota DPRD Jatim Fraksi Nasdem, RKH Nasih Aschal mengaku memperoleh banyak keluhan dari masyarakat tentang jembatan Suramadu.

Mulai dari hilangnya baut, besi maupun kabel yang sering hilang dan permukaan jalan yang menyebabkan mobil oleng.

“Jika kerusakan ini terus dibiarkan, akan sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Apalagi jembatan itu menjadi akses utama,” ujarnya.

Dirinya berharap pemerintah pusat memberi perhatian khusus pada jembatan tersebut supays setiap mengalami kerusakan dapat segera mendapat penanganan.

“Selain menjadi jalur utama perekonomian, ini juga menyangkut keselamatan pengendara dan masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya juga berjanji akan membawa masalah yang ada di Jembatan Suramadu tersebut hingga ke pemerintah pusat.

Sehingga, pemerintah bisa memberi alokasi anggaran pemeliharaan yang memadai sesuai dengan kebutuhan pemeliharaan jembatan.

“Selain membawa hal ini untuk bisa sampai ke pusat, kami juga minta masyarakat bisa saling merawat dan menjaga jembatan,” ujarnya.

Ketua Komisi D DPRD Jatim, Abdul Halim menuturkan semua keluhan itu perlu ditelusuri. Dirinya meminta supaya masyarakat saling menjaga serta merawat jembatan tersebut.

“Kami juga berharap petugas yang memiliki kewenangan menjaga Suramadu agar tidak lalai dan lengah untuk menjaga. Perlu ada sinergi petugas dan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Suramadu, Suparyanto menuturkan ada keluhan pengendara sudah ditanggapi petugas.

Pihaknya langsung menerjunkan petugas untuk memperbaiki. Perbaikan dilakukan dititik lokasi strip seal yang rusak. Petugas mengganti seluruh material strip seal yang rusak.

“Penggantian termasuk baja profil, angkur dan beton block angkur,” tandasnya.

Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *