Ekonomi
Gugus Tugas Kolaborasi Bappenas Dan DNIKS Akan Punya Tugas Ini
![Gugus Tugas Kolaborasi Bappenas Dan DNIKS [tribunnews]](https://www.bindo.id/wp-content/uploads/2025/07/Gugus-Tugas-Kolaborasi-Bappenas-Dan-DNIKS-d29e318c.jpg)
Jakarta, Bindo.id – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencana Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) telah sepakat membentuk Gugus Tugas (tim task force).
Pembentukan gugus tugas ini untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan sosial (Kesos) masyarakat. Tugas utamanya salah satunya merumuskan kebijakan dan sejumlah strategi yang tepat sasaran
“Tugasnya juga untuk mengoordinasikan pelaksanaan program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.
Hal itu disampaikan Rachmat saat pertemuan dengan jajaran DNIKS terkait kesejahteraan sosial di Kantor PPN/Bappenas, dilansir dari siaran persnya, Jumat (25/7/2025).
Rachmat menugaskan 2 orang dari Bappenas untuk selanjutnya menjalin komunikasi intens membentuk gugus tugas bersama.
Kata Rachmat, Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang tercantum 17 program prioritas presiden meliputi rencana pembangunan di berbagai sektor dan langkah-langkah yang berupa Program Hasil Terbaik Cepat/ Quick Wins sejumlah 8 program.
Semua upaya itu diformulasikan untuk menjawab permasalahan serta tantangan utama secara cepat, tepat, dan terukur demi menciptakan struktur yang kokoh dalam rangka mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan nasional.
Menteri Pambudy juga menyinggung tentang program MBG yang tak hanya penting untuk pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, namun juga sebagai investasi jangka panjang untuk pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
“Program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas generasi penerus, terutama di daerah -daerah yang selama ini masih menghadapi tantangan akses gizi seimbang,” katanya.
Ketua umum DNIKS Effendy Choirie memberikan apresiasi rencana pembentukan gugus tugas kesejahteraan sosial sebagai tindaklanjut di pertemuan itu.
Ia menugaskan Sekjen dan Waketum DNIKS menjadi Tim Gugus Tugas dari DNIKS.
“Dengan adanya gugus tugas tersebut, maka DNIKS akan mengajak semua elemen yang ada, baik Orsosnas, BK3S, LKKS, Pengusaha dan para filantropi untuk terlibat aktif,” ujarnya.
Ia mengatakan DNIKS dan Bappenas harus terus berkolaborasi dan sinergi agar saling menguatkan. Hal itu dilakukan agar sasaran kesejahteraan sosial bisa dicarikan solusinya secara bersama-sama.
“DNIKS tidak bisa sendiri, begitupun pemerintah tak bisa bekerja sendirian mengatasi masalah sosial,” ujarnya.
Choi menyoroti tentang permasalahan kemiskinan yang belum bisa terselesaikan secara signifikan di pemerintahan sebelumnya.
“Nah, mumpung Presiden Prabowo memiliki perhatian serius terhadap masalah kemiskinan. Maka DNIKS-Bappenas harus solid memikirkan strateginya,” ujarnya.
Ikuti berita terkini dari BINDO di
YouTube, dan Dailymotion